Cerita Gubsu Edy Dipukul Gurunya: Coba Sekarang, Dipanggil Bareskrim Itu

ADVERTISEMENT

Cerita Gubsu Edy Dipukul Gurunya: Coba Sekarang, Dipanggil Bareskrim Itu

Tim detikSumut - detikNews
Rabu, 26 Okt 2022 06:50 WIB
Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi melapor ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa angka stunting di Sumut 24 persen. Edy menargetkan angka stunting bisa turun sampai 12 persen pada tahun 2022-2023.
Foto: Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi. (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi bercerita soal pengalaman dirinya dipukul penghapus papan tulis oleh guru matematika saat sekolah. Edy menyinggung jika hal itu terjadi di zaman sekarang, maka si guru bisa dipanggil Bareskrim Polri.

Dilansir dari detikSumut, Rabu (26/10/2022), Edy mulanya menegur banyak dinas di Sumut yang tak maksimal menyerap anggaran yang sudah tersedia. Edy mengatakan orang-orang yang tidak menghabiskan anggaran yang ada itu karena waktu sekolah menghitung menggunakan kalkulator.

Setelah itu, Edy kemudian bercerita soal dirinya saat bersekolah dulu. Ketika salah menjawab pertanyaan matematika akan langsung dihukum dengan dipukul oleh guru.

"Kalau dulu, guru saya, guru matematika, Simamora (berbicara) 'berdiri kau'. Yang satu dia megang kapur, yang satu dia megang penghapus. Begitu salah, tok, penghapus," sebut Edy di Medan, Selasa (25/10).

Edy lalu menuturkan guru yang memukul anak sekolah saat ini bisa dilaporkan ke polisi.

"Coba sekarang guru ngerjain itu, besok dipanggil Bareskrim itu. Mana yang benar sekarang ini? Yang benar yang sekarang ini. Tak boleh dengan kekerasan," tuturnya.

Baca selengkapnya di sini.

Lihat juga Video: Tindak Lanjut Gubsu Edy Usai 8 Anak Meninggal gegara Gagal Ginjal Akut

[Gambas:Video 20detik]



(aud/aud)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT