Jumlah Bus Terbatas, Penumpang Busway Koridor II Terlantar
Minggu, 16 Jul 2006 17:47 WIB
Jakarta - Banyak orang memilih transportasi busway saat jalan-jalan keliling Jakarta di akhir pekan. Tapi transportasi yang dibilang paling bagus ini tetap saja menjengkelkan. Banyak penumpang yang terlantar karena tidak kunjung terangkut busway.Berdasarkan pantauan detikcom, Minggu (16/7/2006), penumpang yang paling banyak terlantar adalah penumpang busway koridor II tujuan Pulogadung seperti yang terlihat di Halte Pecenongan, Jakarta Pusat.Pemandangan yang sama juga terlihat di halte Monas. Meskipun banyak penumpang yang turun di halte Monas yang merupakan halte transit menuju ke Blok M, namun busway langsung terisi lagi oleh penumpang yang sebelumnya sudah menunggu lama.Menurut Tri Anda S petugas busway di Halte Bermis sebelum Pulogadung, terlantarnya penumpang tujuan Pulogadung dikarenakan jumlah bus masih sedikit."Pada hari-hari biasa busway tujuan Pulogadung ada tambahan dari koridor I. Tapi kalau hari libur jarang mendapat tambahan," ujar dia.Sementara di Halte Djuanda sekitar pukul 17.00 WIB, penumpag yang ke arah Pulogadung juga banyak yang antre. Menurut petugas di halte Djuanda, jumlah busway koridor II memang paling sedikit dibandingkan koridor lainnya yakni hanya 30 unit. Sedangkan untuk koridor III berjumlah 35 unit dan koridor I sebanyak 71 unit."Oleh karena itu untuk koridor I meski penumpang banyak yang antre semua bisa diangkut," ujar dia.Menyangkut kebersihan di dalam busway, peran penumpang juga sangat penting. Masih ada saja penumpang yang enggan membuang sampah di tempat sampah yang sudah disediakan di belakan sopir. Bahkan ketika detikcom naik busway koridor II, ada satu penumpang yang membuang bungkus permen sembarang. Tak ayal lagi ulah penumpang itu ditegur oleh petugas busway.
(san/)











































