Warga Keluhkan Sepeda Listrik Berbayar di Bogor Parkir Tutupi Trotoar

ADVERTISEMENT

Warga Keluhkan Sepeda Listrik Berbayar di Bogor Parkir Tutupi Trotoar

Solihin - detikNews
Senin, 24 Okt 2022 12:36 WIB
Titik parkir sepeda listrik sewaan di beberapa ruas utama Kota Bogor. Sepeda listrik ini diparkir di trotoar hingga mengganggu pejalan kaki
Foto: Titik parkir sepeda listrik sewaan di beberapa ruas utama Kota Bogor. Sepeda listrik ini diparkir di trotoar hingga mengganggu pejalan kaki (Solihin/detik)
Jakarta -

Sejumlah warga mengeluhkan sejumlah titik parkir sepeda listrik berbayar di Kota Bogor. Sepeda listrik yang disewakan tersebut diparkir di trotoar dan sangat mengganggu pejalan kaki.

"Ya kalau dilihat begini ya jelas mengganggu, kita yang jalan kaki jadi susah lewat. Jadi kalau lewat sini mesti turun ke jalan raya sedikit, itu kan membahayakan. Sudah bagus dibuatin pedestrian, malah jadi tempat parkir begini," kata seorang warga Dede Ismayati saat ditemui di Simpang RRI Jl Pajajaran Kota Bogor, Senin (24/10/2022).

Pantauan detikcom, Senin (24/10/2022) pukul 10.30 WIB, nampak sepeda listrik yang disewakan itu diparkir di trotoar hingga mengganggu pejalan kaki. Kondisi ini terjadi hampir di seluruh titik penyewaan sepeda listrik. Sepeda-sepeda itu dibiarkan di trotoar tanpa ada petugas yang mengawasi.

Di trotoar depan Balai Kota Bogor, nampak sejumlah sepeda listrik berjejer di pedestrian. Sepeda-sepeda ini juga menutup guiding block atau garis kuning yang disediakan sebagai petunjuk jalan untuk pejalan kaki tuna netra.

Kondisi lebih parah juga terjadi di pedestrian Simpang RRI Jl Pajajaran Kota Bogor. Sejumlah sepeda diparkir hingga menutup pedestrian. Di lokasi ini nampak pejalan kaki terpaksa turun ke jalan raya karena jalurnya terhalang parkir sepeda listrik.

"Ini parah, parkir di pedestrian tapi dibiarin. Ini mengganggu pejalan kaki dong namanya. Saya lihat ini banyak sepeda listrik parkir di pedestrian, seharusnya dibuat parkir khusus dong yang nggak ganggu pejalan kaki," kata warga lainnya bernama Rizal.

Warga berharap, Pemerintah Kota Bogor lebih memperhatikan pejalan kaki dan memberi teguran terhadap pengelola penyewaan sepeda listrik.

"Ya seharusnya Pemkot Bogor kasih peringatan ke pengelolanya (penyewaan sepeda listrik). Sebenarnya boleh nggak diparkir di pedestrian. Pedestrian dibangun buat pejalan kaki kan, kok ini jadi tempat parkir penyewaan sepeda," kata Rizal.

Sepeda listrik berbayar ini diluncurkan di Kota Bogor 23 September lalu. Wali Kota Bogor Bima Arya menyebut, dengan peluncuran sepeda listrik berbayar ini menjadi titik Kota Bogor memasuki era baru transportasi publik berbasis listrik dan ramah lingkungan.

"Hari ini Kota Bogor masuki era kendaraan listrik, dimulai dengan membiasakan warganya untuk menggunakan kendaraan listrik, sepeda listrik, motor listrik dan mobil listrik," kata Bima di pedestrian Tugu Kujang Kota Bogor, Jumat (23/9/2022).

Bima menyebut, sebanyak 665 sepeda listrik akan disebar di 100 titik penyewaan di Kota Bogor. Sepeda listrik ini bisa disewa dan digunakan warga untuk ke sekolah hingga bekerja.

"Jadi ini kerjasama yang pertama di Indonesia dilakukan PT. Beam Mobility Indonesia dengan pemerintah kota. Di tahap pertama ini ada 100 titik (penyewaan) dengan 665 unit sepeda listrik, ini untuk tahap pertama ini," kata Bima Arya.

"Jadi warga Bogor, warga Jakarta yang ke Bogor, bisa menggunakan sepeda listrik ini. Penggunaan sepeda listrik ini hanya di pusat kota dengan radius 60 kilometer dari setiap titik," tambahnya.

Simak juga 'Adik Irwansyah Masuk DPO Kejari Bogor!':

[Gambas:Video 20detik]



(dek/dek)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT