Lapindo Khitankan 65 Anak Pengungsi
Sabtu, 15 Jul 2006 21:27 WIB
Sidoarjo - 65 anak pengungsi korban luapan lumpur panas Porong mengikuti khitanan massal, Sabtu (15/7/2006). Kegiatan sosial ini digelar untuk memperingati Hari Anak Nasional (HAN) XXII/2006.50 anak yang dikhitan berasal dari pos pengungsian Pasar Baru Porong (PBP) dan 15 anak dari pos pengungsian Balai Desa Renokenongo.Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Sidoarjo bersama Lapindo Brantas ini dilaksanakan di Posko Rumah Sakit Lapangan (RSL) Pasar Baru Porong.External Relations dan Security Manager Lapindo, Budi Susanto, Sabtu (15/7/2006) mengatakan, pihaknya tidak menduga jika jumlah peserta khitan membengkak dari angka yang diperkirakan."Semula kita mempredikasi jumlah pesertanya sekitar 50 anak, namun ternyata mencapai 65 anak," katanya.Jumlah itu kata Budi, menujukan animo dari anak-anak pengungsi untuk mengikuti khitanan massal di saat musim liburan sekolah cukup besar.Untuk khitanan massal ini dia menyiapkan 10 set peralatan khitan beserta tenaga medis. Peserta khitan kebanyakan masih duduk di bangku SD dan SMP. Anak-anak dari Balai Desa Renokenongo didampingi Carik Desa Renokenongo, Subakri, dan tentu saja orang tua masing-masing. Subakri mengatakan, untuk menyukseskan khitanan massal ini dia melakukan pendataan sejak lima hari yang lalu.Hal ini dilakukan agar anak yang berada di pengungsian Balai Desa Renokenongo dapat terdata dengan baik dan tidak ada yang tertinggal.
(ary/)











































