Bush - Putin Berselisih
Sabtu, 15 Jul 2006 18:52 WIB
St Petersburg - Di tengah-tengah acara puncak pertemuan negara-negara G-8 di Rusia, Presiden Amerika Serikat (AS) George W Bush dan Presiden Rusia Vladimir Putin berselsih soal kata "Demokrasi". Putin dengan tegas menolak saran tamunya itu yang menyatakan Moscow akan seperti Irak."Kami tentunya tidak menginginkan tipe demokrasi yang mereka miliki di Irak. Saya katakan ini sejujurnya," ujar Putin seraya becanda saat kedua pemimpin itu menggelar konferensi pers.Beberapa saat kemudian, Bush menyatakan bahwa hal itu adalah salah untuk mengharapkan Rusia akan sama dengan AS. Namun meminta Putin untuk mengikuti isu seputar kebebasan pers."Saya berbicara tentang keinginan untuk mempromosikan perubahan institusional di sebagian dunia seperti Irak. Dimana di sana terdapat kebebasan pers dan kebebasan beragama. Saya bicara dengannya bahwa hampir seluruh rakyat kami berharap Rusia dapat melakukan hal yang sama," kata Bush seperti dikutip dari kantor berita AFP, Sabtu (15/7/2006).Bush menyatakan dapat memahami pendapat Putin mengenai "Demokrasi gaya Rusia" adalah langkah terbaik bagi negara itu. "(Putin) dan saya telah bertukar pikiran dan saya pikir akan mengejutkan rakyat AS," ujarnya."Dia punya keinginan untuk mendengarkan, namun dia juga menjelaskan dirinya tidak ingin siapa pun menyuruh dirinya bagaimana menjalankan pemerintahan," imbuh Bush.Putin menyampaikan, dirinya siap untuk berbicara dengan Bush atau pemimpin negara lainnya terkait pembangunan demokrasi di Rusia. "Tidak ada satu pun yang terbaik dibanding yang kami lakukan untuk memperkuat negara kami. Namun kami juga tahu bahwa kami tidak dapat melakukan itu tanpa demokrasi. Kami tentunya akan lakukan ini dengan cara kami," tandas Putin.
(ary/)











































