TransJakarta dan Kereta Cepat Indonesia China Teken Kerja Sama Integrasi

ADVERTISEMENT

TransJakarta dan Kereta Cepat Indonesia China Teken Kerja Sama Integrasi

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Minggu, 23 Okt 2022 10:36 WIB
Sistem baru TransJakarta sudah diberlakukan untuk para pengguna transportasi busway tersebut. Sistem baru itu berhubungan dengan penggunaan kartu TransJakarta.
TransJakarta (Getty Images/holgs)
Jakarta -

PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) bersama PT Kereta Cepat Indonesia China meneken nota kesepahaman atau MoU integrasi angkutan penumpang dan bisnis. Upaya ini sebagai realisasi perluasan layanan integrasi antarmoda.

Penandatangan MoU ini dilakukan antara Direktur Utama TransJakarta, M Yana Adiya, dan Direktur Utama PT KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi. Penandatangan disaksikan oleh Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo dan Direktur Utama Kereta Api Indonesia (KAI) Didiek Hartantyo di kantor KCIC pada Jumat (21/10) lalu.

"Kerja sama ini adalah implementasi integrasi transportasi publik di Jakarta antara TransJakarta dan KCIC," kata Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan TransJakarta, Anang Rizakni Noor, dalam keterangan tertulis, Minggu (23/10/2022).

Nantinya, TransJakarta akan menyediakan kebutuhan pelayanan angkutan umum di wilayah Jabodetabek untuk mendukung arus mobilisasi penumpang KCIC dari dan ke stasiun Halim serta bisnis pendukung yang disepakati bersama.

Di samping itu, TransJakarta bakal berkoordinasi menyediakan akses serta fasilitas menunjang operasional armada. Dia berharap integrasi antarmoda dapat menekan kemacetan lalu lintas Ibu Kota.

"Keberhasilan integrasi layanan antarmoda akan mempengaruhi preferensi masyarakat untuk memilih angkutan umum sebagai moda angkutan utama perjalanan. Masyarakat bisa melakukan perjalanan dengan leluasa dalam kombinasi moda transportasi umum. Alhasil kemacetan lalu lintas di bisa ditekan, pertumbuhan ekonomi meningkat," jelasnya.

Anang menuturkan nota kesepahaman yang ditandatangani TransJakarta dan KCIC berlaku selama satu tahun. Dia berharap MoU ini dapat menjadi landasan untuk memfasilitasi komunikasi, negosiasi, dan melakukan kajian-kajian yang diperlukan serta memberikan informasi mengenai rencana kerja sama maupun meningkatkan nilai tambah kedua perusahaan.

Simak juga 'Terobos Tradisi: Dagang Bis Listrik hingga Bikin Kereta Cepat Sendiri':

[Gambas:Video 20detik]



(taa/mae)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT