AS Rencanakan Evakuasi 25.000 Warganya di Libanon
Sabtu, 15 Jul 2006 12:01 WIB
Washington - Pemerintah Amerika Serikat (AS) akan segera mengevakuasi warga negaranya yang berada di Libanon. Setidaknya terdapat 25.000 warga AS yang saat ini berada di negeri yang terkenal dengan shisha-smoking ini."Kami terus memantau situasi di Lebanon dan membuat rencana untuk mengantisipasi segala kemungkinan," ujar salah seorang pejabat kedutaan AS di Beirut, Libanon, sebagaimana dilansir AFP, Sabtu (15/7/2006).Pihaknya juga akan memfasilitasi keberangkatan warga negaranya yang ingin meninggalkan Beirut dan membutuhkan pendampingan. "Namun rencana ini belum tuntas," tandas pejabat tersebut.Diungkapkan juga, pihak kedutaan AS di Beirut juga telah memberi peringatan kepada warga AS di sana untuk menghindari daerah-daerah yang rawan terjadi demonstrasi massal dan juga kekerasan."Mereka juga kita minta untuk mengingkatkan kewaspadaan, dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk meningkatkan kewaspadaan mereka," terangnya.
(fjr/)











































