Muhaimin Duga Ada Anggota DPR yang Ingin Ganti Pancasila
Jumat, 14 Jul 2006 17:04 WIB
Jakarta -
Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar mensinyalir ada sejumlah anggota DPR yang ingin mencari nilai-nilai baru sebagai pengganti Pancasila.Muhaimin menyampaikan hal itu dalam menanggapi pernyataan Ketua PBNU Hasyim Muzadi tentang adanya anggota DPR yang ingin mengganti Pancasila."Memang ada tapi minoritas. Ketika masa transisi keinginan mencari nilai baru menguat karena Pancasila sudah dianggap sebagai dogma yang mati," katanya di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (14/7/2006).Dia juga membenarkan menipisnya pengamalan Pancasila di kalangan DPR yang mengakibatkan nilai-nilai Pancasila semakin luntur dalam diri politisi Senayan."Kalau ada yang bilang nilai Pancasila di anggota parlemen itu menipis itu iya, tapi hanya soal komitmen, loyalitas, dan kerja yang tidak serius serta adanya kepentingan sektoral. Ini melunturkan, tapi semangat tetap harus digali," tegasnya.Bagi Muhaimin, Pancasila adalah nilai yang paling relevan dengan konteks Indonesia. Kesadaran terhadapnya perlu dibangkitkan kembali. "Ini agar pencarian nilai-nilai lain hilang dengan sendirinya," kata dia.Sementara itu, anggota Komisi I dari FPG Happy Bone Zulkarnaen menyatakan, jika ada anggota DPR yang ingin mengganti Pancasila sudah sepatutnya orang itu ke luar dari NKRI."Seharusnya dia tidak perlu jadi anggota DPR. Dia harus keluar bahkan keluar dari negeri ini. Pandangan ini berbahaya bagi eksistensi negara ini," ujarnya.
(umi/)










































