SMK se-RI Butuh 50 Ribu Guru

SMK se-RI Butuh 50 Ribu Guru

- detikNews
Jumat, 14 Jul 2006 13:28 WIB
Jakarta - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di seluruh Indonesia ternyata masih banyak kekurangan guru. Hingga 2009 sedikitnya dibutuhkan 50 ribu guru untuk mengisi SMK-SMK."Ini terbuka untuk berbagai bidang studi seperti pertanian, pertambangan, dan perikanan," kata Direktur Pembinaan SMK Depdiknas Joko Sutrisno di Gedung Depdiknas, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (14/7/2006).Menurut Joko, lowongan ini juga terbuka untuk lulusan yang bukan berasal dari fakultas ilmu keguruan atau pun Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan."Mereka tinggal mengambil akta atau sertifikasi profesi guru, lalu bisa mengajar," katanya.Joko juga mengungkapkan, saat ini pihak Depdiknas sedang mencoba bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk mengatasi masalah kekurangan guru di SMK. Caranya, mahasiswa-mahasiswa yang telah selesai masa kuliahnya, namun belum lulus, bisa mengajar di SMK-SMK tersebut."Mereka akan diberi uang saku dan dapat kredit untuk nilai Kuliah Kerja Nyata (KKN)," ujarnya.Dia juga mengungkapkan, rencananya pada tahun 2007 akan ada 350 SMKN yang akan dibangun di seluruh Indonesia. Pembangunan ini akan menelan anggaran sebesar Rp 700 miliar."Jumlah ini termasuk besar, karena biasanya tiap tahun hanya dibangun 50 SMK saja," katanya.Selain itu sebanyak 100 SMA dan SMK juga akan dibangun di daerah-daerah perbatasan, seperti Nunukan dan Papua. (umi/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads