Penyebab Kebakaran Ruko di Pekanbaru Masih Diusut

Penyebab Kebakaran Ruko di Pekanbaru Masih Diusut

- detikNews
Jumat, 14 Jul 2006 13:13 WIB
Pekanbaru - Terkait terbakarnya 8 petak ruko berlantai 3, Poltabes Pekanbaru telah meminta bantuan Tim Labfor Polda Sumatera Utara (Sumut) untuk melakukan penyelidikan. Dipastikan, Sabtu (15/7/2006) tim tersebut sudah tiba di Pekanbaru. Hal itu ditegaskan Kasat Reskrim Poltabes Pekanbaru, AKP Edi Fariyadi saat dihubungi detikcom, Jumat (14/07/2006). Menurut Edi, pihaknya telah berkoordinasi dengan tim Labfor Polda Sumut untuk diminta bantuannya dalam melakukan penyelidikan penyebab kebakaran ruko tersebut. "Sejauh ini kita belum dapat memastikan penyebab kebakarannya. Karena itu, kita akan datangkan tim ahli dari Polda Sumut. Dari hasil penyelidikan tim Labfor, nantinya baru diketahui secara pasti penyebab kebakaran itu," terang Edi Fariyadi sembari memastikan dalam peristiwa kebarakan ini tidak ada korban jiwa. Sambil menunggu kedatangan tim Labfor Polda Sumut, lanjut Edi, pihaknya sudah meminta keterangan terhadap dua penjaga ruko. Di samping itu, pihaknya juga belum berani menyebut angka kerugian akibat kebakaran yang telah menghanguskan seluruh isi Ruko. "Kita belum berani menyebut berapa angka kerugian dalam musibah ini. Karena yang paling mengetahui berapa kerugian itu, tentulah pihak pengusahanya. Sejauh ini kita baru meminta keterangan penjaga toko, belum meminta keketerangan dari pihak pengusahanya," terang Edi. Ke 8 petak Ruko terbakar pada Jumat dinihari sekitar pukul 01.00 WIB. Ruko ini berada di Jl. Tambusai, pertigaan Jl Pepaya. Dari 8 petak ruko itu, 6 unit di antaranya milik Toko Hawai. Toko ini, lantai dasarnya merupakan supermarket, dan lantai 2 dan 3 tempat penjualan pakaian. Sedangkan dua petak ruko lagi, merupakan Toko Juwita tempat penjualan berbagai merek sepatu. Kawasan ini dikenal dengan simpang Matahari. Sebab, dipertigaan ini, persis di belakang Ruko yang terbakar, berdiri bangunan Plaza Citra dengan ketinggian 8 lantai. Plaza Citra ini, lebih dikenal dengan sebutan Matahari. Karena plaza terbesar di Pekanbaru ini, 70 persen di dalamnya merupakan pusat penjualan Matahari Dept Store. (asy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads