Detik-detik Pria Bunuh Wanita, Jasad Diangkut Troli-Dibuang di Bekasi

ADVERTISEMENT

Detik-detik Pria Bunuh Wanita, Jasad Diangkut Troli-Dibuang di Bekasi

Adrial Akbar - detikNews
Rabu, 19 Okt 2022 18:54 WIB
Ilustrasi Bunuh Diri
Ilustrasi mayat (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Pria berinisial R (36) ditangkap atas dugaan pembunuhan wanita berinisial AY (36), yang jasadnya ditemukan terbungkus plastik di Jl Kalimalang, Pondok Gede, Bekasi. Pembunuhan itu sendiri terjadi di sebuah apartemen di kawasan Pramuka, Jakarta Pusat.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi mengungkapkan pembunuhan terjadi pada Senin (17/10). Mulanya, korban dijemput pelaku ke apartemen di Pramuka, Jakarta Timur.

"Jadi korban dengan tersangka ini rekan kerja. Tersangka mengajak korban ke apartemen. Setibanya di apartemen, mereka ngobrol soal podcast," jelas Hengki kepada wartawan, Rabu (19/10/2022).

Hengki mengatakan tersangka membunuh korban karena sakit hati atas perkataan korban. Namun, polisi saat ini masih menggali motif tersebut, mengingat barang-barang milik korban dibawa tersangka.

"Kami masih menggali soal motif. Keterangan sementara karena sakit hati, tetapi masih kami dalami karena ada barang-barang korban yang diambil," tuturnya.

Korban Terima Telpon dari Seseorang

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Indrawieny Panjiyoga melanjutkan, ketika keduanya asyik mengobrol, tiba-tiba korban menerima telepon dari seorang pria.

"Saat sedang ngobrol, tiba-tiba korban mendapat telepon dari seseorang yang asumsi tersangka adalah Hardiman," kata Panji.

Seketika, mood tersangka berubah. Tersangka dan korban kemudian cekcok mulut.

"Tersangka ini nggak suka sama Hardiman, karena menurut tersangka, Hardiman ini pernah bermasalah sama korban," tambahnya.

Saat cekcok mulut itu, korban kemudian menyebut-nyebut nama mertua tersangka. Tersangka naik pitam hingga melakukan pembunuhan terhadap korban.

"Korban ini menyebut kalau tersangka sama aja sama mertuanya yang latar belakangnya 'bank keliling'," ujarnya.

Baca di halaman selanjutnya: korban ditampar berkali-kali....



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT