Duduk Perkara Sengketa Logo 2 Kelompok Bikers di Bandung

ADVERTISEMENT

Duduk Perkara Sengketa Logo 2 Kelompok Bikers di Bandung

Sudirman Wamad - detikNews
Rabu, 19 Okt 2022 17:12 WIB
Konferensi pers Bikers Brotherhood MC (BBMC) Indonesia di Bandung.
Bikers Brotherhood (Bima Bagaskara/detikJabar)
Jakarta -

Bikers Brotherhood 1% (BB1%) MC Indonesia meminta Ketua PN Bandung menunda proses eksekusi hasil aanmaning atau teguran. BB1% MC juga menyiapkan bantahan untuk melawan teguran tersebut.

Seperti dilansir detikJabar, BB1% MC, yang diwakili dua orang dari kuasa hukum dan legal, hadir di PN Bandung untuk memenuhi aanmaning selaku termohon eksekusi. Teguran itu untuk memperingatkan BB1% MC agar melaksanakan putusan yang telah berkekuatan hukum secara sukarela, sesuai dengan putusan hukum.

"Pada kesempatan tersebut, sesuai dengan hukum acara yang berlaku, kita diberi kesempatan untuk melaksanakan isi putusan secara sukarela. Terhitung sejak dilakukan peneguran sampai delapan hari ke depan," kata Mochamad Erick selaku hellguard dan kuasa hukum BB1% MC Indonesia dalam keterangan yang diterima detikJabar, Rabu (19/10/2022).

Hal senada disampaikan hellguard dan kuasa hukum BB1% MC Indonesia Fredy NM. Fredy menjelaskan tentang sikap yang bakal ditempuh BB1% MC. Saat ini, Fredy menjelaskan masih ada upaya hukum yang sedang ditempuh dan masih dalam tahapan pemeriksaan kasasi.

"Putusan Pengadilan Tinggi atas perkara tersebut nomor : 585/PDT/2021/PT.BDG tanggal 22 Desember 2021 telah membatalkan secara hukum akta 2015 milik mereka (BBMC) beserta turunannya. Sehingga kita minta secara lisan untuk ditunda proses eksekusi, menunggu putusan kasasinya diputus," ucap Fredy.

"Tujuannya agar tidak ada putusan yang bertolak belakang sehingga menyebabkan tidak ada kepastian hukum (blunder). Rencana dalam waktu dekat kita akan menyampaikan pula permohonan penundaan eksekusi tersebut melalui surat secara tertulis, dengan melampirkan bukti-bukti yang ada," kata Fredy menambahkan.

Fredy menegaskan BB1% bakal mengajukan gugatan bantahan untuk melawan proses eksekusi. Fredy juga menegaskan tentang merek dan logo yang menjadi polemik. Ia menyebut merek dan logo tersebut milik BB1% MC Indonesia.

"Terlebih lagi kami pun menyampaikan bahwa terkait merek dan logo itu masih atas nama kami, yaitu Bikers Brotherhood 1% MC Indonesia yang terdaftar di Ditjen HKI Kemenkumham, begitupun SK AHU tentang perkumpulan Brotherhood 1%MC Indonesia yang masih terdaftar di Ditjen AHU Kemenkumham," ucap Fredy.

Sementara itu, BBMC pun meminta agar Bikers Brotherhood 1% MC membubarkan diri dan menyerahkan logo Bikers Brotherhood.

"Alhamdulillah, dengan ini saya sampaikan bahwa hari ini, Selasa, 18 Oktober 2022, telah dilaksanakan aanmaning atau teguran terhadap BB1% MC (Bikers Brotherhood 1% MC) oleh Ketua PN Bandung kelas I-A Khusus," kata El Presedente BBMC Jhoni Be Good kepada awak media di markas BBMC di Kota Bandung, Selasa (18/10).

Baca berita selengkapnya di sini dan di sini.

Simak juga 'Rumahnya Dijadikan Konten Horor, Ahli Waris Polisikan 10 YouTuber':

[Gambas:Video 20detik]



(rdp/idh)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT