Pengacara Minta Bambang Tri Dihadirkan di Sidang Gugatan Ijazah Palsu Jokowi

ADVERTISEMENT

Pengacara Minta Bambang Tri Dihadirkan di Sidang Gugatan Ijazah Palsu Jokowi

Yulida Medistiara - detikNews
Selasa, 18 Okt 2022 16:32 WIB
Suasana Sidang Gugatan Dugaan Ijazah Palsu Jokowi (Yulida-detikcom)
Suasana sidang gugatan dugaan ijazah palsu Jokowi (Yulida/detikcom)
Jakarta -

Pengacara Bambang Tri Mulyono, Ahmad Khozinudin, meminta kliennya dihadirkan langsung di sidang gugatan perdata terkait dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ahmad mengatakan Bambang, yang merupakan penggugat, saat ini ditahan sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama dan ujaran kebencian.

"Kami akan memohon karena nanti dalam proses perdata ini ada mediasi, penetapan, atau pemanggilan agar klien kami bisa hadir khusus untuk bisa menghadiri proses mediasi," kata Ahmad Khozinudin dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Selasa (18/10/2022).

Dalam sidang perdana gugatan dugaan ijazah palsu Jokowi digelar di PN Jakpus, Bambang tidak hadir langsung di ruang sidang karena ditahan di Rutan Bareskrim. Bambang diwakili pengacaranya dalam persidangan tersebut.

"Izin, Yang Mulia. Pertama kami sampaikan yang hadir adalah kuasa hukum dari Bambang Tri Mulyono, beliau titip salam sangat menyesal tidak bisa menghadiri persidangan pada kesempatan hari ini karena beliau saat ini sedang menjadi tahanan di Rutan Bareskrim Mabes Polri, mohon doa dan dukungannya," kata Ahmad Khozinudin.

Permintaan Ahmad Khozinudin itu diamini oleh pengunjung sidang. Hakim mengetuk palu dalam sidang untuk menertibkan pengunjung sidang.

Pengacara Bambang Tri Mulyono lainnya, Eggi Sudjana, juga meminta Jokowi dihadirkan secara langsung di persidangan, bukan diwakili oleh kuasa hukum dari pihak jaksa pengacara negara pada Jamdatun Kejagung. Menurut Eggi, gugatan tersebut bersifat personal, bukan mengenai kebijakan.

Ketua majelis hakim Heneng Pujadi mengatakan penggugat maupun tergugat berhak diwakili kuasa hukum dalam sidang perdata. Hakim mengatakan akan memanggil penggugat maupun pihak tergugat.

"Sesuai dengan hukum acara, pihak yang digugat maupun tergugat mempunyai hak untuk diwakili. Ini penggugat juga tidak hadir," kata hakim Heneng.

"Yang Mulia, mohon izin, penggugat tidak hadir karena ditahan oleh polisi," ucap Eggi.

"Tolong, Yang Mulia. Tidak ada unsur kesengajaan oleh klien kami. Dia ditahan, apa memungkinkan dipanggil oleh Yang Mulia?" tutur Eggi.

"Sudah ini, untuk ini nanti kita panggil," ujar ketua majelis hakim Heneng.

Lihat juga video 'Bambang Tri: Gugat Ijazah Jokowi hingga Jadi Tersangka Penistaan Agama':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT