Difabel di Bandung Dapat Literasi Keuangan dari OJK dan Bank bjb

ADVERTISEMENT

Difabel di Bandung Dapat Literasi Keuangan dari OJK dan Bank bjb

Angga Laraspati - detikNews
Selasa, 18 Okt 2022 11:26 WIB
Bank bjb
Foto: dok. Bank bjb
Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 2 Jawa Barat, bank bjb dan komunitas disabilitas di Indonesia bekerja meningkatkan literasi dan inklusi keuangan untuk para difabel. Hal ini dilakukan dengan menggelar acara bertajuk Sarasehan Keuangan Bersama Komunitas Difabel.

Acara tersebut diselenggarakan di Kantor OJK Regional 2 Jawa Barat, Bandung, Sabtu (16/10) yang lalu. Acara juga digelar dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan 2022.

Difabel termasuk ke dalam salah satu subjek yang menjadi sasaran dalam peningkatan literasi dan inklusi keuangan sebagai wujud kesamaan hak tanpa diskriminasi. Untuk itu, upaya penyedia jasa layanan keuangan dalam memberikan layanan yang inklusif bagi difabel sangat diperlukan.

"Terlebih saat ini Jawa Barat juga memiliki peraturan daerah yang mewajibkan fasilitas umum menyediakan kemudahan akses kepada penyandang disabilitas. bank bjb berkomitmen untuk menghadirkan infrastruktur dan program yang memudahkan kaum disabilitas untuk mengakses layanan keuangan," ungkap Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto dalam keterangan tertulis, Selasa (18/10/2022).

Sebagai informasi, guna meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia, terdapat Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2016 dan Nomor 114 tahun 2020 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif. Saat ini, target inklusi keuangan di Indonesia ditingkatkan menjadi 90 persen pada 2024.

Untuk mencapai target tersebut, diperlukan kolaborasi dari berbagai pihak untuk memberikan edukasi maupun memperluas layanan keuangan bagi masyarakat.

Diskusi tersebut dihadiri oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae, Kepala OJK Regional 2 Jawa Barat Indarto Budiwitono, Direktur Kepatuhan bjb Cecep Trisna, Kepala Biro BUMD dan Investasi Pemprov Jabar Lusi Lesminingwati.

Hadir juga Ketua Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Jawa Barat Tini Kustini, dan melibatkan kaum disabilitas yang tergabung dalam HWDI, baik yang hadir secara langsung maupun mengikuti secara daring.

(prf/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT