Dimungkinkan Penularan Flu Burung Lewat Manusia
Kamis, 13 Jul 2006 19:17 WIB
Jakarta - Kasus flu burung masih meninggalkan misteri. Tanpa diduga sebelumnya, secara tiba-tiba virus influenza ini menewaskan satu keluarga di Karo, Sumatera Utara. Anggapan pun muncul telah terjadi penularan virus ini dari manusia ke manusia.Direktur Rumah Sakit (RS) Adam Malik, Medan, Luhur Soeroso tidak menampik adanya anggapan itu. Menurutnya, flu burung dapat menular dari manusia ke manusia dengan beberapa ketentuan."Penularan dari manusia ke manusia terbatas pada orang yang mempunyai hubungan darah (family)," kata Luhur usai acara Simposium Internasional Penanganan Flu Burung di Hotel Sahid Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (13/07/2006).Luhur menambahkan, pihaknya saat ini sedang meneliti lebih lanjut peristiwa 'misterius' kematian satu keluarga tersebut."Ada orang yang selamat dan itu satu-satunya yang dapat survive. Ini tugas penting bagi kami yang tengah menyelidiki", ujarnya. Sementara itu Direktur RS Sulianti Saroso, Santoso Soeroso menegaskan, penyebaran flu burung di Indonesia saat ini pada tahap memprihatinkan. Paling tidak, bila dibandingkan dengan Thailand dan Vietnam, Indonesia tertinggal jauh. "Indonesia itu paling banyak kasusnya pada tahun 2006. Thailand dan Vietnam sudah berhenti, kita masih terus produksi," ungkapnya. Lebih jauh Santoso menjelaskan, mengenai kasus penemuan cluster baru di Tangerang, pihaknya sedang meneliti lebih jauh. "Kita masih terus mengkajinya," jelasnya kalem. Tetapi kemungkinan, menurut dokter yang berpenampilan necis ini, karena keterlambatan diagnosa, sehingga obat pencegah Tamiflu tidak bekerja efektif. "Tamiflu hanya efektif sebelum 48 jam. Setelah itu kemampuannya terus menurun. Sementara pasien yang berobat seringkali terlambat hingga tiga hari setelah terjangkit", urai Santoso.
(ahm/)











































