Polisi Tembak Komplotan Penebar Paku di Jalan Pejaten
Kamis, 13 Jul 2006 17:51 WIB
Jakarta -
Aksi tebar paku di jalanan bukan monopoli penambal ban liar. Kejahatan itu juga suka digunakan pelaku perampokan kendaraan roda empat.Contohnya adalah peristiwa yang dialami oleh Sarwono Diyoto. Sekitar pukul 08.30 WIB, Kamis (13/7/2006), Sarwono melintas di jalan Pejaten Barat II dengan Toyota Avanza B 2963 VQ. Tiba-tiba saja ban kendaraannya kempis.Sarwono segera menepikan kendaraannya untuk mengetahui apa yang terjadi. Saat dia tengah mengamati ban mobilnya yang kempis, tiba-tiba datang dua orang pria menumpang sepeda motor Yamaha F1 Z.Dengan gerakan yang cepat pula kedua orang tersebut membuka pintu mobil dan mengambil tas Sarwono. Melihat kejadian itu Sarwono berteriak dan mencoba mencegat pelaku. Namun usahanya sia-sia, pelaku berhasil kabur.Beruntung saat itu kebetulan lewat petugas polisi dari Polsek Pesanggrahan. Petugas itu langsung mengejar. Melihat kedatangan polisi pelaku memacu tunggangannya lebih cepat.Tak mau kehilangan buruannya, petugas tersebut terus mengejar. Tembakan peringatan sempat diberikan. Namun karena pelaku terus melarikan diri, terpaksa petugas itu menghadiahinya dengan timah panas.Sebuah peluru bersarang di betis kiri salah seorang bandit yang diketahui bernama Kadir Aria (20). Melihat temannya terluka, penjahat lainnya, yakni Zaelani (30), akhirnya ikut menyerah."Mereka sepertinya sudah biasa melakukan aksi kejahatan ini. Modusnya dengan menebarkan paku dan menunggu korban lengah," kata Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Amran Tanjung kepada wartawan di kantornya.Kedua pelaku kini ditahan di Mapolsek Pesanggrahan untuk pemeriksaan lebih lajut.
(djo/)










































