Titik Api di Sumatera Capai 1.379
Kamis, 13 Jul 2006 17:26 WIB
Palembang - Baru tiga pekan memasuki musim kemarau, titik api di Sumatera Selatan telah mencapai 133 titik. Diperkirakan titik api ini terus meningkat. Diharapkan masyarakat dan pemerintah memperhatikan dan menjaga hutan agar tidak terbakar."Padahal pada bulan Juni lalu titik api hanya mencapai 30-an," kata Muhammad Saleh dari South Sumatra Fire Forest Management Project (SSFFMP) di ruang kerjanya, Jalan Jenderal Sudirman No.2837 Palembang, Kamis (13/7/2006).Data itu dicatat dari tanggal 1-11 Juli 2006, dan titik api tersebar di Banyuasin sebanyak 12 titik, Lahat 4 titik, Muaraenim 33 titik, Musi Banyuasin 19 titik, Musirawas 11 titik, Ogan Komering Ulu (OKU) 8 titik, OKU Selatan 3 titik, OKU Timur 9 titik, Ogan Ilir 13 titik, Ogan Komering Ilir 15 titik, Palembang 1 titik dan Prabumulih 5 titik."Berdasarkan analisa LAPAN dan Malaysian Meteorological Service (MMS) Sumatera Selatan berada pada tingkat bahaya tinggi. Artinya, penyulutan dan penyebaran api pada tipe bahan baker halus, seperti rumput atau serasah, sangat tinggi," kata Saleh.Sementara titik api di Sumatera dari tanggal 1-11 Juli 2006 mencapai 1.379 titik. Rinciannya di Aceh sebanyak 5 titik, Bangka Belitung 23 titik, Bengkulu 54 titik, Jambi 237 titik, Kepulauan Riau 20 titik, Lampung 45 titik, Riau 566 titik, Sumatera Barat 188 titik, Sumatera Utara 104 titik dan Sumatera Selatan 133 titik.
(nrl/)











































