BRR Siap Hadapi Gugatan 2 Stafnya yang Dipecat
Kamis, 13 Jul 2006 14:40 WIB
Jakarta - Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias menyatakan siap menghadapi 2 stafnya yang dipecat, jika mereka mengajukan gugatan ke pengadilan."Mereka telah melanggar pakta integritas antikorupsi dengan menerima honor selain dari BRR. Padahal dalam pakta itu disebut ada larangan menerima honor atau meminta honor dari lembaga lain," ujar penasihat senior BRR Aceh-Nias, Bima Haria Wibisono, dalam jumpa pers laporan tahunan kegiatan Multi Donor Fund di Aceh, bertempat di Wisma Dharmala, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (13/7/2006).Ditambahkan Bima, sebenarnya kedua mantan staf yang dipecat itu masih dalam proses investigasi oleh BRR karena masih banyak keterangan yang diperlukan. Namun keduanya memilih mengundurkan diri ketika sedang diselidiki.Bima menyebutkan, selain ada indikasi pelanggaran, keduanya diduga melakukan tindak pidana korupsi. Seperti pada pemasangan iklan BRR di TV. "Biasanya kalau pasang iklan dapat diskon, tapi diskonnya tidak dikembalikan untuk dilaporkan kepada negara," jelasnya.Apa yang dilakukan BRR, menurut Bima, sudah sesuai prosedur. Namun jika keduanya merasa tidak puas, BRR siap menghadapi di pengadilan. "Kalau masih tidak terima, mari kita adu ke pengadilan," tantangnya.Seperti diketahui, Badan Pelaksana BRR (Bapel BRR) Aceh-Nias memecat Endang Julianti dari jabatan sekretaris deputi perumahan dan permukiman, sejak 22 Juni lalu. Pemecatan Endang Julianti diduga terkait dengan pemasangan iklan setahun BRR Aceh-Nias di sebuah televisi swasta nasional tanpa melalui proses tender. Disebutkan, Endang berusaha mengambil diskon iklan yang diberikan televisi tersebut.Sebelum Endang, BRR memberhentikan stafnya karena dugaan telah melanggar pakta integritas antikorupsi. Pada 21 April 2006, BRR memecat Leo Nugroho, manajer investigasi Satuan Anti-Korupsi (SAK). Pemecatan Leo yang bekerja sejak Juli-Agustus 2005 lalu, karena yang bersangkutan seolah mengangkat dirinya sebagai direktur investigasi SAK. Dalam 43 surat yang dikeluarkannya sejak 2005, Leo menuliskan jabatannya sebagai pejabat direktur dan direktur.
(bal/)











































