Setahun MDF, 2.800 Rumah & 400 Jembatan Dibangun di Aceh
Kamis, 13 Jul 2006 13:01 WIB
Jakarta - Infrastruktur di Aceh setelah dihantam tsunami 26 Desember 2004 kian membaik. Setahun beroperasi, Multi Donor Fund (MDF) telah membangun dan memperbaiki sejumlah sarana dan prasarana.Tercatat 2.800 rumah, 1.000 km jalan raya, lebih dari 400 jembatan, dan saluran irigasi dibangun dan diperbaiki di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.MDF merupakan lembaga yang mengelola bantuan dari negara-negara asing dan lembaga donor dunia. Hingga Juli 2006, dari total komitmen bantuan sebesar US$ 550 juta, MDF sudah menerima sebesar US$ 547 juta.Sebanyak US$ 392 juta telah dialokasikan dalam berbagai proyek yang telah dikerjakan bersama Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias. US$ 146 juta telah dikucurkan untuk berbagai proyek yang masih dikerjakan, dan US$ 82 juta berikutnya akan dicairkan dalam waktu 6 bulan ke depan."Fokus kita saat ini tetap pada infrastruktur. Karena itu sampai akhir 2007 kita akan terus melakukan proyek-proyek, baik yang sudah ditentukan atau masih dianalisa," jelas penasihat senior BRR Aceh-Nias, Bima Haria Wibisono dalam jumpa pers laporan tahunan kegiatan MDF di Aceh, di Wisma Dharmala, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (13/7/2006).Ditambahkan Bima, dengan perbaikan yang difokuskan pada infrastruktur, diharapkan perekonomian masyarakat Aceh dapat kembali normal secepat mungkin."Seperti perbaikan jalan, pelabuhan, pembersihan kapal dan juga tambak-tambak. Ekonomi masyarakat Aceh sudah terlihat berjalan kembali meski kami belum dapat menghitung angkanya," ujar Bima.Selain infrastruktur, saat ini MDF bersama BRR telah mempersiapkan 50 ribu surat kepemilikan tanah bagi warga Aceh. 16 Proyek lainnya yang sedang dijalankan adalah pemulihan komunitas, infrastruktur dan transportasi serta pengelolaan lingkungan.Sejak didirikan pada Mei 2005, MDF menampung dan mengelola dana bantuan dari 15 donor senilai US$ 550 juta. Sumbangan itu berasal dari Komisi Uni Eropa, Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia (ADB), Belanda, Inggris, Norwegia, Denmark, Kanada, Swedia, Jerman, AS, Belgia, Finlandia, Selandia Baru, dan Irlandia.
(bal/)











































