Sumur Kering, 300 Warga Blokir Jalan Medan-Delitua
Kamis, 13 Jul 2006 11:27 WIB
Medan - Sekitar 300 warga di Lingkungan 9 hingga 13 Kelurahan Sukamaju dan Titikuning, Kecamatan Medan Johor, Medan, Sumatera Utara, memblokir Jalan Medan-Delitua.Mereka memprotes proyek kanalisasi yang mengakibatkan sumur bor milik warga kering. Akibatnya, ratusan warga saat ini kesulitan mendapatkan air dan meminta pemerintah memperhatikan nasib warga. Aksi berlangsung mulai pukul 10.00 WIB, Kamis (13/7/2006). Ratusan warga yang didominasi ibu-ibu dan anak-anak ini memblokir jalan, membawa berbagai poster mempersoalkan proyek kanalisasi atau pengendalian banjir Medan.Proyek tersebut didanai oleh Dirjen Sumber Daya Air Kimpraswil dan dikerjakan oleh Waskita Jaya Purnama. Proyek dimulai setahun lalu. Semenjak proyek dimulai, debit air sumur bor milik warga sekitar proyek terus menyusut. Sejumlah warga sudah berusaha menambah daya mesin dan menambah panjang pipa, namun upaya ini tidak banyak membantu."Kami tidak membutuhkan proyek apa pun. Kami membutuhkan air. Bagaimana kami bisa hidup bila tanpa air. Proyek ini menyusahkan kami," kata Martona Pohan, salah seorang warga.Martona Pohan mengaku sudah lebih dari seminggu belakangan ini tidak ada setetes air yang keluar dari mesin pompa miliknya. Ia bersama warga terpaksa harus mencari air ke kampung-kampung tetangga.Aksi pemblokiran jalan tidak berlangsung lama. Aparat kepolisian segera mendatangi lokasi dan melakukan negosiasi, meminta warga segera membuka Jalan Medan-Delitua. Warga pun kemudian meneruskan aksi di pinggir jalan.
(jon/)











































