Gerindra Serahkan Jokowi soal Reshuffle: Kita Tak Akan Giring

ADVERTISEMENT

Gerindra Serahkan Jokowi soal Reshuffle: Kita Tak Akan Giring

Nahda Utami - detikNews
Jumat, 14 Okt 2022 16:18 WIB
Habiburokhman. (dok.istimewa)
Habiburokhman (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Isu reshuffle mencuat usai Partai NasDem mendeklarasikan Gubernur DKI Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres). Gerindra menyerahkan urusan reshuffle itu ke presiden Jokowi.

"Kalau kami tentu 100 persen menghormati sepenuhnya menghormati hak Pak Jokowi untuk melakukan reshuffle atau tidak beliau yang paling paham, beliau yang paling mengerti situasi dan beliau adalah user-nya," kata Waketum Partai Gerindra Habiburokhman kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/10/2022).

Habiburokhman mengatakan berbagai spekulasi muncul melatarbelakangi reshuffle ini. Dia mempersilakan Jokowi melakukan reshuffle jika diperlukan.

"Ya macam-macam analisanya. Kita nggak pikirin yang itu. Bagi kami, kalau Pak Presiden ingin melaksanakan haknya ya monggo-monggo," jelas Habiburokhman.

Habiburokhman menegaskan Gerindra tidak dalam ikut campur terkait reshuffle. Gerindra tidak akan menggiring ke Jokowi.

"Kita nggak akan giring apakah perlu atau tidak tepat atau tidak, itu murni hak beliau dan beliau pahamlah kalau beliau akan reshuffle ya reshuffle, akan menentukan siapa yang reshuffle ya nggak akan berubah," ujarnya.

Sebelumnya, langkah Partai NasDem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) dinilai berpotensi membuat kadernya kena perombakan (reshuffle) dari jajaran Kabinet Indonesia Maju. Presiden Jokowi buka suara.

Jokowi mengatakan rencana reshuffle kabinet selalu ada. Namun, belum diputuskan soal pelaksanaannya.

"Rencana selalu ada. Pelaksanaan nanti diputuskan," kata Jokowi saat meninjau Stasiun Kereta Cepat Indonesia China di Stasiun Kereta Cepat Tegalluar, Cileunyi, Kabupaten Bandung, Kamis (13/10/2022).

Jokowi mengatakan hal tersebut saat wartawan bertanya soal apakah ada rencana reshuffle setelah NasDem mengumumkan Anies Baswedan sebagai capres.

(nhd/eva)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT