Di Istana Presiden, Kapolri Ungkit Kasus Sambo Turunkan Citra Polri

ADVERTISEMENT

Di Istana Presiden, Kapolri Ungkit Kasus Sambo Turunkan Citra Polri

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Jumat, 14 Okt 2022 15:46 WIB
Jakarta -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkit soal kasus yang dihadapi eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo. Dia mengatakan kasus yang menjerat Sambo berdampak pada kepercayaan publik terhadap Polri.

Jenderal Sigit menyampaikan hal tersebut usai menerima arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta. Pertemuan itu turut diikuti 559 personel Polri, yang terdiri dari kapolres dan kapolda se-Indonesia serta pejabat utama (PJU) Mabes Polri.

Awalnya, Sigit mengatakan jajaran Polri mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan kepada Polri, seperti upaya penanganan COVID-19 dan mengawal bantuan sosial kepada masyarakat.

Dia mengatakan Polri sempat menjadi salah satu aparat penegak hukum (APH) yang mendapatkan kepercayaan publik tertinggi. Dia menyinggung kasus yang menjerat Ferdy Sambo membuat turunnya kepercayaan terhadap Polri.

"Namun karena ada peristiwa FS dan juga beberapa kasus yang kemudian berdampak pada persepsi negatif, maka saat ini tingkat kepercayaan publik kepada Polri menjadi rendah," kata Jenderal Sigit di Istana Negara, Jumat (14/10/2022).

Sigit mengatakan Jokowi meminta Polri solid dan berjuang menjalankan sesuai tugas pokok dan fungsinya, yaitu menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Dia mengatakan Polri juga diminta responsif terhadap keluhan masyarakat.

Selain itu, Polri diminta memiliki rasa krisis (sense of crisis) di masa sulit. Diharapkan Polri dapat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menegakkan hukum seperti harapan masyarakat.

Dia mengatakan Polri akan mengikuti arahan Jokowi. Dia mengatakan oknum anggota yang melakukan pelanggaran akan ditindak tegas.

"Tentunya kita semua sepakat bahwa hal-hal yang sifatnya bisa menurunkan tingkat kepercayaan publik, hal yang bersifat pelanggaran tentunya menjadi arahan dari Bapak presiden, dan kami akan tindak lanjuti dengan melakukan langkah-langkah dan tindak tegas," ucap dia.

"Termasuk juga tentunya pemberantasan judi online dan narkoba dan hal lain yang sangat mengganggu dan meresahkan masyarakat," imbuhnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT