Peraih Adhi Makayasa Tersangka di Kasus Sambo Ajukan Praperadilan

ADVERTISEMENT

Peraih Adhi Makayasa Tersangka di Kasus Sambo Ajukan Praperadilan

Indah Mutiara Kami, Yulida Medistiara - detikNews
Kamis, 13 Okt 2022 15:48 WIB
Gedung PN Jaksel
PN Jakarta Selatan (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

AKP Irfan Widyanto mengajukan gugatan praperadilan terkait kasus perintangan penyidikan (obstruction of justice) penanganan kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat (Josua). AKP Irfan mengajukan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).

"Ya benar," kata pejabat Humas PN Jaksel, Djuyamto, saat dikonfirmasi, Kamis (13/10/2022).

PN Jaksel menunjuk Alimin sebagai hakim tunggal untuk memimpin sidang praperadilan tersebut. Sidang perdana gugatan praperadilan itu akan digelar pada Senin (17/10) mendatang.

Peraih lulusan terbaik Polri (Adhi Makayasa) tahun 2010 itu mengajukan gugatan praperadilan terhadap Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel). Permohonan gugatan praperadilan itu teregister di nomor 96/Pid.Pra/2022/PN JKT.SEL.

Dilansir dari Sistem Informasi Penanganan Perkara SIPP PN Jaksel, dalam petitum permohonan gugatannya, pemohon AKP Irfan Widyanto meminta agar penahanan yang diajukan terhadap pemohon tidak sah dan ia meminta agar dibebaskan.

Berikut ini petitumnya:

1. Menyatakan, menerima dan mengabulkan permohonan Pemohon untuk seluruhnya ;
2. Menetapkan, Menyatakan bahwa Penahanan yang dilakukan oleh Termohon terhadap Pemohon pada Hari Rabu tanggal 05 Oktober 2022 berdasarkan Surat Perintah Penahanan (Tingkat Penuntutan) Nomor: Print-146/M.1.14.3/Eku.2/10/2022 tanggal 05 Oktober 2022 yang ditanda tangani oleh Syarief Sulaeman Nahdi, SH., MH. Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan selaku Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. ADALAH TIDAK SAH;
3. Menetapkan, memerintahkan kepada Termohon untuk melepaskan AKP. Irfan Widyanto, SH., SIK. (Pemohon dalam perkara Praperadilan ini) dari tahanan seketika setelah putusan ini diucapkan;
4. Menghukum Termohon untuk membayar biaya-biaya yang timbul dalam perkara ini.

Diketahui, AKP Irfan Widyanto merupakan salah satu tersangka perintangan penyidikan atau obstruction of justice penanganan perkara pembunuhan Brigadir Nopiansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J. Sejatinya AKP Irfan Widyanto akan menjalani sidang pidananya di perkara perintangan penyidikan pada Rabu, 19 Oktober, dengan agenda pembacaan dakwaan.

Kasus Perintangan Penyidikan Kasus Sambo Segera Disidang

Sebelumnya, PN Jaksel menunjuk Ahmad Suhel menjadi ketua majelis hakim yang mengadili perkara merintangi penyidikan atau obstruction of justice pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Ahmad Suhel akan mengadili terdakwa Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Agus Nurpatria, dan AKBP Arif Rahman Arifin.

"Terdakwa Arif Rahman, Agus Nurpatria, dan Hendra Kurniawan, yaitu ketua majelis hakim Ahmad Suhel," kata pejabat Humas PN Jaksel Djuyamto kepada detikcom, Senin (10/10).

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Saksikan juga 'Saat AKP Irfan Widyanto Akan Diperiksa Perdana Sebagai Tersangka!':

[Gambas:Video 20detik]






ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT