Ditolak Cintanya, Guru Ngaji Bakar Gadis Pujaannya

Ditolak Cintanya, Guru Ngaji Bakar Gadis Pujaannya

- detikNews
Rabu, 12 Jul 2006 20:30 WIB
Bandarlampung - Cinta ditolak dukun bertindak. Agaknya bukan istilah ini yang digunakan Amir Fauzan, seorang guru ngaji. Gara-gara ditolak cintanya, justru Fauzan malah berbuat keji. Tak cuma dengan tikaman, gadis pujaannya itupun dibakar hidup-hidup. Korbannya adalah Fauziah (17), karyawati sebuah toko pakaian di Terbanggi Besar. Usai melakukan pembakaran Fauzan pun langsung menyerahkan diri ke polisi. Di hadapan polisi Fauzan (29) yang saat ini ditahan di Polsek Terbanggi Besar, Lampung Tengah, Lampung menceritakan peristiwa keji itu. "Aku membakarnya setelah Fauziah tengah ngobrol dengan lelaki tetangganya," katanya."Aku menegurnya agar mengobrol di dalam rumah. Tapi, dia tidak mau. Ya, aku tersinggung," lanjutnya. Lalu besoknya tersangka mencegat korban yang hendak bekerja, di pinggir tengah jalan desa. Saat bertemu, Amir langsung menikam Fauziah dan kemudian menyiramnya dengan bensin, lalu membakarnya. Untung korban dapat diselamatkan warga yang sempat melihat aksi itu. Saat tersangka dikejar warga, dia lari menuju rumah seorang polisi yang tidak jauh dari lokasi kejadian.Menurut Kapolsek Terbanggi Besar AKP Eko Mei Probocahyono, kepada pers Rabu (12/7/2006), motif percobaan pembunuhan itu karena tersangka merasa dendam, lantaran cintanya ditolak korban.Tersangka dapat dijerat pasal 53 junto 340 KUHP tentang perencanaan pembunuhan, dan pasal 351 ayat 2 tentang penganiayaan yang menyebabkan korban cacat seumur hidup dengan ancaman penjara selama 20 tahun. (mar/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads