Korban Tewas Bentrok Antar Desa Bertambah, 2 Kades Diamankan

Korban Tewas Bentrok Antar Desa Bertambah, 2 Kades Diamankan

- detikNews
Rabu, 12 Jul 2006 17:47 WIB
Ambon - Bentrok antar warga desa bertetangga, Desa Horale versus Desa Saleman, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, yang dipicu masalah tanah kembali memakan korban jiwa. Satu warga yang belum diketahui idetintasnya tewas setelah mengalami luka berat. Sehari sebelumnya bentrok menewaskan Ridwan Makatita (26) dan tiga warga desa Saleman luka-luka. "Sudah dua yang tewas. Yang satunya kami belum mengetahui identitasnya. Sementara tiga warga terluka sudah dilarikan ke RSU Masohi untuk mendapat perawatan intensif," kata Kapolres Maluku Tengah AKBP Herman Agus Purnomo kepada detikcom via telepon selular, Rabu (12/7/2006). Selain menimbulkan korban jiwa, 20 unit rumah dibakar termasuk satu mobil, satu sepeda motor, dua speed boat dan tujuh ton cengkih warga. Kendati demikian, situasi kedua desa sudah dapat diatasi aparat kepolisian. Satu SKK polisi diterjunkan ditambah satu pleton Brimob. "Kondisi dua desa sudah kondusif. Tak ada lagi warga yang berjaga-jaga dengan benda-benda tajam," kata Kapolres. Dikatakannya, setelah tiba di kedua desa, pihaknya langsung menyisir ke rumah-rumah penduduk untuk mengamankan benda-benda tajam. Hingga kini, sudah 21 warga kedua desa diamankan polisi termasuk kedua kepala desa. "Kalau ada yang terlibat dalam pertikaian akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,"katanya. Saat berita ini diturunkan, Bupati Maluku Tengah Abdullah Tuasikal dan pejabat muspida lainnya sedang meninjau kedua desa. Terkait hal ini, Gubernur Maluku Karel Alberth Ralahalu kepada wartawan di kantor Gubernur, Jl Pattimura Ambon meminta kasus ini tidak dipolitisir. "Saya minta semua pihak termasuk media massa jangan mempolitisir insiden tersebut sehingga berdampak luas. Semua pihak diminta menahan diri," pinta Gubernur. (nrl/)


Berita Terkait