Pengacara Sambo: Ada Perbedaan Rekonstruksi Kasus Brigadir J di Magelang

ADVERTISEMENT

Pengacara Sambo: Ada Perbedaan Rekonstruksi Kasus Brigadir J di Magelang

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Rabu, 12 Okt 2022 19:25 WIB
Pengacara keluarga Ferdy Sambo (Azhar/detikcom)
Pengacara Keluarga Ferdy Sambo (Azhar/detikcom)
Jakarta -

Pengacara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi menampilkan keadaan rumah di Magelang yang menjadi salah satu TKP rentetan peristiwa pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J). Pengacara Arman Hanis menyebut rekonstruksi yang dilakukan Polri memiliki perbedaan dengan keadaan yang sebenarnya.

Video tersebut ditampilkan ke awak media saat tim kuasa hukum Sambo menggelar konferensi pers di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (12/10/2022). TKP di Magelang ini disebut-sebut menjadi awal pemicu pembunuhan Yosua, tempat diduga terjadinya pelecehan kepada Putri.

"Artinya kami menyampaikan fakta bahwa keadaan di rumah Magelang itu bisa teman-teman semua masyarakat melihat, jadi tidak sesuai pada saat rekonstruksi," kata Arman kepada wartawan, Rabu (12/10).

Arman mengatakan perbedaan yang dimaksud yakni letak setiap sudutnya. Lalu, juga ada ketinggian kasur yang berbeda, yakni kasur yang ada pada rekonstruksi lebih tinggi daripada yang aslinya.

"Kan bisa dilihat tadi, tempatnya, posisi tempat tidurnya seperti apa, kan kalau dari rekonstruksi kan tinggi," katanya.

Sebelumnya, Polri menggelar rekonstruksi kasus dugaan pembunuhan terhadap Brigadir Yosua pada Selasa (30/8). Rekonstruksi dimulai pada reka adegan peristiwa di rumah Irjen Ferdy Sambo di Magelang, Jawa Tengah.

Berdasarkan siaran langsung rekonstruksi yang ditayangkan kanal YouTube Polri TV, tampak reka adegan dilakukan di aula sebelah rumah pribadi Ferdy Sambo di Jalan Saguling, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Ruangan itu diubah seolah menjadi rumah Ferdy Sambo di Magelang.

Ada empat tersangka yang mengikuti reka adegan di rumah Ferdy Sambo di Magelang, yakni Putri Candrawathi, Bripka Ricky, Kuat Ma'ruf, dan Bharada Eliezer. Selain itu, Brigadir Yosua digantikan oleh pemeran.

Para tersangka itu menjalani adegan demi adegan di rumah Magelang. Salah satu adegan yang diperagakan ialah saat Putri Candrawathi berbaring.

Berikutnya, ada adegan Kuat Ma'ruf yang duduk di lantai saat Putri sedang berbaring. Setelah itu, tampak pemeran Brigadir Yosua juga berada di dekat Putri Candrawathi yang sedang berbaring.

Pemeran Yosua itu juga terlihat duduk saat Putri masih berbaring. Percakapan dalam rekonstruksi itu tidak terdengar dalam siaran langsung.

Dalam kasus ini, ada lima orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka ialah Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bharada Eliezer, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf.

(azh/dwia)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT