Spesalis Penodong Penumpang Bus pada Malam Hari Dibekuk
Rabu, 12 Jul 2006 15:56 WIB
Jakarta - Hati-hati jika naik angkutan umum di Jakarta pada malam hari. Jangan sampai Anda menjadi korban penodongan. Menjelang tengah malam, biasanya angkutan umum hanya membawa sedikit penumpang. Tak ada lagi kepadatan seperti di siang hari. Suasana lengang ini ternyata sering dimanfaat para penjahat untuk mencari korban di atas bus atau angkutan umum lainnya.Seperti yang dilakukan Robin Binsar Lumbuan Toluan (22) dan Boy Landro Gonta (22). Dua pemuda ini dikenal sebagai spesialis penodong penumpang bus. Mereka selalu beraksi pada malam hari.Modus operandi yang dilakukan keduanya dengan berpura-pura mabuk. Perlahan-lahan mereka mendekati korban, yang biasanya duduk sendirian. Mereka mengancam korban yang tidak berdaya dengan pisau. Dalam semalam keduanya bisa menggasak ratusan ribu perak dari para korbannya.Namun sepandai-pandainya tupai meloncat akhirnya jatuh juga. Begitulah, Robin dan Boy akhirnya bisa dibekuk oleh aparat Satuan Resmob Polda Metro Jaya. Mereka ditangkap di depan kampus UKI Cawang, Jakarta Timur, Sabtu (8/7/2006).Direskrimun Polda Metro Jaya Kombes Pol Zaelani mengatakan, kedua pelaku ditangkap berkat laporan salah satu korban. Robin dan Boy ditangkap siang hari saat sedang duduk-duduk. "Keduanya dikenai pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan," kata Zaelani di Mapolda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (12/7/2006).Robin mengakui semua perbuatannya. Menurut pria asal Sumatera Utara ini, terakhir kali dia melakukan kejahatan pada Rabu 5 Juli malam. Saat itu dia dan Boy berhasil merampas Rp 400 ribu dari salah seorang penumpang bus Patas 6."Duitnya sudah habis buat makan dan minum-minum. Selama di Jakarta saya hidup menggelandang. Pernah kerja menjadi kenek bus tapi bosen," ujar pemuda yang merantau ke Jakarta sejak tahun 2002 ini.
(djo/)











































