Istri Pejabat Melancong ke Luar Negeri Didanai APBD

Istri Pejabat Melancong ke Luar Negeri Didanai APBD

- detikNews
Rabu, 12 Jul 2006 15:35 WIB
Pekanbaru - Untuk kesekian kalinya, istri-istri pejabat di Riau melancong ke luar negeri. Kali ini, yang berangkat istri Wakil Gubernur dan istri Sekda Provinsi Riau. Mereka berangkat sebagai duta promosi. Istri Wakil Gubernur Riau Elizam Wan Abubakar lebih awal berangkat ke Kanada dalam bulan ini. Keberangkatan ini bersama 20 rombongan yang akan mempromosikan budaya serta kerajinan tangan asli Riau. Dengan bersimbol melakukan promosi pontensi budaya dan kerajinan Riau, keberangkatan ini mengatasnamakan Yayasan Harpe Melati Riau di bawah naungan istri Wakil Gubernur Riau. Dan yang mengundang kontroversi, rombongan ini dibaiayai APBD Riau sebanyak Rp 600 juta. Tak mau ketinggalan, istri Sekda Riau Mambang Mit Maulida Mambang Mit juga kebagian jatah melancong ke luar negeri. Rombongan istri Sekda Riau ini dibonceng Badan Promosi Riau untuk berpromosi hasil kerajinan tangan. Mereka terbang ke Caracas, Venezuela. Dananya lumayan sebesar sekitar Rp 400 juta yang juga didanai APBD Riau tahun 2006. Keberangkatan para istri pejabat ke luar negeri ini mengundang protes dari anggota DPRD Riau. Menurut Ketua Fraksi PKS DPRD Riau , Nurdin kepada detikcom, Rabu (12/07/2006), keterlibatan istri pejabat dalam promosi ke luar negeri terkesan dipaksakan. Kalau pun anggaran tersebut disediakan dalam APBD Riau, mestinya yang berangkat merupakan unsur teknis dari instansi yang berwenang. "Kalau melibatkan para istri pejabat, jelas ini sudah tidak ada relevansinya. Secara pribadi saya sangat tidak setuju tujuan promosi Riau ke luar negeri, yang selalu melibatkan istri pejabat," kata Nurdin. Dengan melibatkan para istri pejabat itu, kata Nurdin, tujuan promosi ke luar negeri itu lebih menonjol kesan melancong. Ini belum dilihat dari segi kemampuan para istri pejabat untuk bisa berdialog secara baik di luar negeri. "Kalau saya menilai, keberangkatan mereka lebih terkesan untuk menghamburkan uang rakyat. Alasannnya ya itu tadi, keberangkatan mereka dalam hal promosi bukanlah pada bidangnya," kata Nurdin. Sebenarnya keberangkatan para istri pejabat di Riau ke luar negeri, bukanlah hal yang baru. Hampir saban tahun, para istri pejabat terlibat dalam bidang promosi ke luar negeri yang danaya bersumber pada APBD Provinsi. "Jika memang dana promosi itu dianggarkan dalam APBD, kita akan melakukan cek ulang. Paling tidak kita meminta pertanggungjawaban ke pihak eksekutif atas upaya yang telah dilakukan dalam promosi ke luar negeri. Kalau memang hasilnya tidak signifikan, sebaiknya ajang promosi itu dihentikan saja," kata Nurdin. Kunjungan ResmiKabag Humas Pemprov Riau, Surya Maulana ketika dikonfirmasi detikcom, membenarkan keberangkatan para istri pejabat tersebut. Dia menjelaskan kunjungan istri Wakil Gubernur Riau ke Kanada merupakan bagian dari tujuan promosi wisata. Keberangkatan ke luar negeri itu dimotori Dinas Pariwisata dan Budaya, Provinsi Riau. "Dana tersrbut tentunya berasal dari APBD Provinsi. Sebab, tujuan tur promosi wisata merupakan bagian dari kegiatan Dinas Pariwisata da Budaya. Hanya saja, kami tidak tahu persis berapa anggaran yang dipergunakan," kata Surya. Sedangkan untuk istri Sekda Provinsi Riau, masih kata Surya, kepergiannya bersama Badan Promosi Investasi Provinsi Riau, dengan tujuan perdagangan produk asal Riau. Dia menyebut dana yang dianggarakan dalam APBD tahun 2006 sekitar Rp 400 juta. "Jadi kepergian mereka ini memang resmi atas Badan Promosi dan Investasi Provinsi Riau ke Venezuela. Kepergian mereka membawa misi perdagangan ke berbagai kota di negara tersebut," kata Surya. Sebelum kedua rombongan ini berangkat ke luar negeri dengan dana publik, tiga bulan sebelumnya istri Gubernur Riau, Septina Rusli juga bersama Dinas Pariwisata dan Budaya Riau, melakukan kunjungan ke Jerman. Dananya juga merupakan anggaran APBD tahun 2006. (asy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads