Kapten Kapal Tewas Usai Lompat ke Muara di Riau gegara Kepergok Bawa Sabu

ADVERTISEMENT

Kapten Kapal Tewas Usai Lompat ke Muara di Riau gegara Kepergok Bawa Sabu

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Rabu, 12 Okt 2022 15:07 WIB
Ilustrasi Garis Polisi
Ilustrasi garis polisi. (Ari Saputra/detikcom)
Pekanbaru -

Dittipidnarkoba Bareskrim Polri bersama Ditjen Bea Cukai menangkap MI, seorang kapten kapal, yang ketahuan menyelundupkan narkotika jenis sabu seberat 20 kilogram di bagian mesin. Saat penangkapan, MI malah melompat ke muara di Kepulauan Meranti, Riau, hingga tewas.

Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno H Siregar mengatakan penangkapan itu dilakukan pada 26 September 2022. Selain MI, kapal yang melaut dari Malaysia itu juga berisikan 12 anak buah kapal (ABK).

"Ini kapal sebenarnya legal yang punya izin pelayaran dan sebagainya. Mengangkut barang-barang dari salah satu dermaga di negara tetangga di Malaysia namun kapten kapal dan salah satu ABK-nya rupanya dititipin narkotika jenis sabu 20 kilogram, yang disembunyikan di mesin kapal," kata Krisno di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (12/10/2022).

Saat itu, penyidik memeriksa para ABK serta memborgol MI selaku kapten kapal. Tiba-tiba MI melompat ke muara.

"Sampai pada akhirnya tiga hari kemudian, sesosok mayat dengan sebagian tubuhnya kami duga abis termakan ikan, itu timbul. Dan diidentifikasi bahwa yang bersangkutan adalah MI yang kabur tidak jauh dari tempat tersebut. Dan jasad tersebut sudah diterima oleh keluarganya, dan keluarganya bisa menerima ketika kami menjelaskan situasi ini," ujarnya.

Pada akhirnya, salah satu ABK berinisial S ditetapkan sebagai tersangka karena turut membantu MI dalam penyelundupan barang haram tersebut.

"Tersangka yang kami amankan adalah inisial S seorang ABK. Sisanya hanya kami riksa sebagai saksi. Dan kami masih terus mengembangkan terhadap sumber barang," ujarnya.

Lebih lanjut, Krisno menyebut jasad MI terlihat seperti dimakan oleh ikan-ikan di muara tersebut. Dia menduga di muara itu memang banyak buaya.

"Nggak (termakan buaya), kalau buaya saya kira habis. Tadi saya sudah sebutkan bahwa bagian tubuhnya itu memang ada luka-luka," katanya.

Simak juga 'Remaja di Tanjungbalai Keciduk Bawa Sabu saat Terjaring Razia':

[Gambas:Video 20detik]



(azh/isa)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT