Kasus Anak Gagal Ginjal Misterius Diteliti RSCM, Menkes Tunggu Laporan

ADVERTISEMENT

Kasus Anak Gagal Ginjal Misterius Diteliti RSCM, Menkes Tunggu Laporan

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Selasa, 11 Okt 2022 21:52 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin
Menkes Budi Gunadi Sadikin (Foto: Nafilah Sri Sagita K/detikHealth)
Jakarta -

Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan kasus gagal ginjal akut misterius saat ini sedang diteliti oleh dokter di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Budi menyebut sudah ada beberapa hasil dari pemeriksaan tersebut.

"Gagal ginjal pada anak sekarang sedang diteliti sama dokter-dokter di RSCM, sudah ada beberapa hasilnya," kata Budi kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (11/10/2022).

Budi masih menunggu laporan lengkap mengenai penelitian terkait gagal ginjal akut misterius itu. Menurut dia, seharusnya hasil penelitian bisa disampaikan ke publik dalam waktu dekat ini.

"Cuman kita mesti nunggu kesimpulan sebelum kita rilis ke publik. Nanti sebentar lagi harusnya minggu ini kita bisa rilis," ujar Budi.

Sebelumnya, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) melaporkan kasus gagal ginjal akut misterius. Dalam dua bulan terakhir, terjadi lonjakan kasus sampai kisaran 100 anak mengidap gagal ginjal akut yang belum diketahui penyebabnya.

Sekretaris Unit Kerja Koordinasi Nefrologi IDAI dr Eka Laksmi Hidayati, SpA(K) mengatakan anak-anak yang terinfeksi penyakit tersebut mengalami gangguan buang air kecil dalam tiga sampai lima hari. Dari 131 pasien yang dilaporkan, kebanyakan membutuhkan cuci darah.

"Untuk persentasenya, di Jakarta 80-90 persen ya membutuhkan cuci darah," kata dr Eka dalam konferensi pers virtual seperti dikutip dari detikHealth, Selasa (11/10).

dr Eka menyebut hingga kini pasien gagal ginjal akut misterius pada anak umumnya berusia di bawah lima tahun (balita). Namun, ada juga yang mencapai usia delapan tahun.

Kasus gagal ginjal akut misterius ini disebut sudah ada sejak Januari, namun mulai melonjak di periode Agustus dan September. Sejauh ini belum ada pasien gagal ginjal kronik yang harus cuci darah rutin.

"Sementara untuk Agustus-September memang ada pasien sudah pulang tapi harus cuci darah. Trennya sih perbaikan semoga tidak kronik," paparnya.

Simak video 'Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak Melonjak di RI, Ini Gejalanya:

[Gambas:Video 20detik]



(knv/jbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT