Menlu soal Rencana Kehadiran Putin di G20 Bali: Situasi Dinamis

ADVERTISEMENT

Menlu soal Rencana Kehadiran Putin di G20 Bali: Situasi Dinamis

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Selasa, 11 Okt 2022 20:17 WIB
Menlu Retno Marsudi
Menlu Retno Marsudi di Amerika Serikat (Gibran/detikcom)
Jakarta -

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi mengatakan pihaknya terus berkomunikasi dengan sejumlah pihak terkait penyelenggaraan KTT G20 di Bali. Apakah Presiden Rusia Vladimir Putin jadi datang ke G20?

"Kita masih terus berkomunikasi dengan mereka tetapi at least dari komunikasi yang kita lakukan. Sekali lagi, kita harus paham ya teman-teman, situasi dunia saat ini dinamis. Tantangan dunia sedang sangat tinggi dan situasi tidak lebih mudah, tapi menjadi lebih sulit," kata Retno kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (11/10/2022).

Retno mengatakan sampai saat ini respons dari sejumlah negara sangat positif. Dia tidak khawatir mengenai tingkat kehadiran negara lain di G20.

"Komunikasi kita terus kita lakukan. Sejauh ini, respons masih sangat positif. Jadi insyaallah, kalau pertanyaannya mengenai tingkat kehadiran, kita tidak khawatir," ujar Retno.

Retno mengatakan Indonesia tidak hanya memastikan kehadiran para peserta G20, tapi juga mengupayakan agar penyelenggaraan tersebut bawa dampak konkret. Dia menekankan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait hal itu.

"Sekali lagi, situasi dinamis, perubahan cepat sekali. Jadi upaya kita maksimal sebagai presiden dari G20 telah kita lakukan dan kita terus lakukan upaya yang maksimal, bukan saja memastikan kehadiran, yang sama pentingnya adalah memastikan bahwa G20 delivers dan dari sejak awal Bapak Presiden mengatakan bahwa Presidensi G20 Indonesia harus menghasilkan kerja sama yang sifatnya konkret deliverable," imbuh Retno.

Selain itu, Retno optimistis bakal ada proyek kerja sama yang dihasilkan G20. Dia berharap G20 bermanfaat bagi masyarakat dunia.

"Kita optimis akan tetap menghasilkan proyek-proyek kerja sama yang sifatnya konkret, bermanfaat tidak hanya negara peserta G20, tetapi juga masyarakat dunia. Jadi kita tetap konsentrasi konkret deliverable kita terus bekerja," imbuh dia.

(knv/eva)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT