Diteror Di-Munir-kan, Tomy cs Melapor ke Mabes Polri
Rabu, 12 Jul 2006 09:29 WIB
Jakarta - Setelah mendapat teror ancaman akan di-Munir-kan, Kepala Bidang Humas Serikat Karyawan Garuda (Sekarga) PT Garuda Indonesia Tomy Tampatty akan melapor ke Mabes Polri. Tomy beserta 5 aktivis Sekarga meminta perlindungan kepada polri. "Pukul 14.00 WIB akan melapor ke Bareskrim Mabes Polri," ujar Tomy kepada detikcom, Rabu (12/7/2006).Dia berencana melaporkan ancaman dan meminta perlindungan terhadap ancaman yang diterimanya melai faksimili. "Sudah ada niat dari kelompok yang merasa terusik, Sekarga pun harus bertindak preventif," tambahnya.Teror itu disampaikan lewat surat yang dikirim melalui faksimili. Surat itu diterima oleh kantor Sekarga di Gudung Garuda Indonesia lantai 6, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Senin 10 Juli pukul 12.46 WIB."Kliping koran yang ada yang memuat statemen Sekarda perihal korupsi dan lembar faksimili ancaman akan kita bawa agar polisi punya petunjuk awal untuk penyelidikan," imbuhnya. Dugaan korupsi di Garuda antara lain terjadi pada dana Yayasan Kesejahteraan Pegawai senilai Rp 28 miliar. Menurut Irfan, dana itu diinvestasikan di PT Texmaco Group sejak 2005. Namun dana itu tidak pernah sampai ke karyawan karena macet."Ancaman apa pun yang akan diarahkan ke Sekarga tidak mengurangi semangat membongkar ketidakbenaran di tubuh Garuda," tandasnya.
(wiq/)











































