Gagal Kerja ke Australia, Kamil Lapor Polisi

Gagal Kerja ke Australia, Kamil Lapor Polisi

- detikNews
Selasa, 11 Jul 2006 18:18 WIB
Jakarta - Banyak orang tergiur bekerja ke luar negeri karena iming-iming gaji jutaan. Iklan lowongan kerja di harian ibu kota membuat Kamil Irawan (27) kepincut. Tapi nasib apes justru dialaminya, Kamil tertipu perusahaan yang akan mengirimnya ke luar negeri.Ceritanya pada Desember 2005, Kamil mendaftarkan diri ke PT Aldy Mas Putera yang berlokasi di Jalan Cileduk Raya No. 5 Petukangan Selatan, Jakarta Selatan.Rp 15 juta sebagai uang muka telah dia setorkan kepada direktur perusahaan itu yang bernama Windy alias Rita. Sisanya Rp 27 juta akan dia bayarkan setelah siap diberangkatkan. "Saya dijanjikan akan diberangkatkan ke Australia dengan mendapat gaji A$ 10 per jam di tempat pengepakan ikan," kata Kamil saat melaporkan PT Aldy ke Mapolda Metro Jaya, Selasa (11/7/2006).Setelah sekian lama tidak ada kabar, pada April 2006 lalu dia mulai merasa curiga karena jangka waktu 3 bulan akan diberangkatkan sejak pendaftaran tidak kunjung dipenuhi. "Windy selalu bilang tour leader lagi mengecek di Australia," kata Kamil.Kamil terus sabar menunggu. Ketika dia memastikan lagi ternyata perusahaan itu sudah kosong dan Windy tidak diketahui keberadaannya. Merasa ditipu dia bersama 7 orang rekan lainnya melaporkan kasus itu ke Polda Metro Jaya.Sementara itu rekan lainnya, Surya (27), mengaku ditipu sebesar Rp 10 juta. Dia dijanjikan berangkat ke Jepang untuk bekerja di kapal pesiar.Sebelumnya Surya sempat menemui Windy pada Selasa lalu dan diberi cek sebagai pengganti uang muka. Namun ternyata setelah dia menguangkan, cek itu palsu. Perusahaan Aldy Mas ini rajin mengiklankan diri di halaman baris. Pada 2005 lalu perusahaan menjanjikan akan mempekerjakan calon TKI ke Australia, Amerika, Selandia Baru dan Jepang dengan iming-iming gaji Rp 28 juta per bulan. Untuk TKI yang akan bekerja ke Amerika dikenakan biaya Rp 50 juta, ke Australia Rp 55 juta, Jepang Rp 30 juta dan Selandia Baru Rp 30 Juta."Paspor, visa dan semua perizinan sudah diurus oleh Aldy Mas. Kita hanya tiggal bekerja saja," ujar Surya.Sementara itu dua nomor seluler Windy yang diberikan Kamil dan Surya dicoba ditelepon oleh para wartawan, sama sekali tidak ada yang mengangkat. (san/)


Berita Terkait