3 Buruh Tertimbun Saat Bangun Pondasi Pagar Pembatas

3 Buruh Tertimbun Saat Bangun Pondasi Pagar Pembatas

- detikNews
Selasa, 11 Jul 2006 15:01 WIB
3 Buruh Tertimbun Saat Bangun Pondasi Pagar  Pembatas
Jakarta - Bagaimana tiga buruh bangunan bisa tertimbun saat membangun rumah mewah di Jalan Tebet Barat Raya II, Jakarta Selatan, Selasa (11/7/2006)? Rupanya, mereka kena longsor ketika sedang membangun pondasi pagar.Pondasi terbuat dari beton itu nantinya untuk pagar menjulang tinggi yang digunakan sebagai pembatas rumah dengan pemukiman warga yang ada di belakang rumah. Rumah dua lantai yang tinggal dicat dan dikeramik itu kebetulan posisinya lebih rendah beberapa meter dari perumahan yang ada di belakangnya. Agar rumah itu aman, akhirnya pemilik rumah mendirikan pagar yang cukup tinggi sebagai pembatas.Dalam membangun pondasi, para buruh menggali tanah sehingga muncullah gundukan tanah hingga 6 meter. Nah, ketika asyik bekerja, tiba-tiba saja gundukan itu longsor dan mengenai Karyono, Rohman dan Darsono. Dua nama terakhir meninggal dunia dan Karyono pingsan."Sebenarnya posisi (gundukan) tanah sudah aman, sudah miring, tidak vertikal. Tapi tidak tahu kenapa, tanahnya longsor," kata Rudi (23), buruh bangunan rekan para korban.Pukul 14.45 WIB, polisi telah meninggalkan TKP, sedang para buruh masih beristirahat. Anggota Polsek Tebet sebelumnya menyebut rumah yang cukup luas itu milik Brigjen Pol Imam Widiono, pejabat Mabes Polri. Namun Kapolsek Tebet menyebut rumah itu milik seorang pengusaha yang dia tak tahu namanya.Meski demikian, sejumlah warga yang tinggal di sekitar rumah itu membenarkan bahwa rumah milik seorang jenderal bintang satu. Pemilik rumah sering dinas luar sehingga jarang bertemu dengan warga. "Saya ya sering ngobrol kalau ketemu," kata Hamzah yang warungnya 50 meter dari TKP. (nrl/)


Berita Terkait