BPJS Ketenagakerjaan Puji Polda Jatim Tangkap Pelaku Klaim Fiktif

ADVERTISEMENT

BPJS Ketenagakerjaan Puji Polda Jatim Tangkap Pelaku Klaim Fiktif

Jihaan Khoirunnisa - detikNews
Jumat, 07 Okt 2022 13:25 WIB
Ilustrasi BPJAMSOSTEK/BPJS Ketenagakerjaan
Foto: BPJAMSOSTEK
Jakarta -

BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) mengapresiasi gerak cepat tim Kriminal Khusus (Krimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur yang berhasil menangkap dua orang pelaku klaim fiktif manfaat Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Kematian (JKM). Penangkapan ini berawal dari laporan terkait dugaan manipulasi data kependudukan dan pemalsuan dokumen persyaratan klaim JHT dan JKM.

Berdasarkan keterangan dari Polda Jatim masing-masing pelaku ditangkap di tempat yang berbeda. Pelaku berinisial DS ditangkap di daerah Karanganyar Jawa Tengah, sementara pelaku lain yang berinisial AH alias CAH berhasil dibekuk di rumahnya di Sidoarjo Jawa Timur.

Kini keduanya telah diamankan dan resmi ditetapkan sebagai tersangka untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dari tim Krimsus Polda Jatim atas kasus ini, karena tidak membutuhkan waktu lama sejak kami membuat laporan, para pelaku sudah bisa tertangkap," ujar Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BPJAMSOSTEK Oni Marbun dalam keterangan tertulis, Jumat (7/10/2022).

Oni menegaskan pihaknya bersama Kepolisian siap menindak tegas seluruh pihak yang melakukan kecurangan maupun tindak pidana yang dapat merugikan peserta. Di sisi lain, kata dia, BPJAMSOSTEK juga akan meningkatkan sistem keamanan agar kasus serupa tidak terulang.

"Kami terus berupaya untuk menjaga amanah dari para pekerja. Ini merupakan bukti komitmen BPJAMSOSTEK untuk memastikan bahwa seluruh manfaat yang kami berikan diterima oleh orang yang berhak,"pungkas Oni.

Diketahui, modus operasi yang digunakan pelaku DS adalah dengan memalsukan biodata dan foto pada KTP elektronik dan kartu keluarga yang merupakan syarat pengajuan klaim JHT. Atas perbuatannya tersebut, DS dijerat pasal 94 Jo. Pasal 77 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan dan atau Pasal 378 KUHP.

Sementara pelaku AH alias CAH diketahui memalsukan dokumen persyaratan klaim JKM yang dilakukan di beberapa cabang BPJAMSOSTEK di wilayah Jawa Timur. Setelah dilakukan pemanggilan terhadap beberapa saksi, Polda Jatim telah menaikkan kasusnya ke tahap penyidikan.

(ncm/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT