NasDem Apresiasi Kecepatan Kapolri Tetapkan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan

ADVERTISEMENT

NasDem Apresiasi Kecepatan Kapolri Tetapkan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Jumat, 07 Okt 2022 07:27 WIB
Ahmad Sahroni didampingi pengacaranya, Arman Hanis memberikan pernyataan soal pelaporan kepada Adam Deni di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (1/7/2022).
Ahmad Sahroni (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan 6 tersangka tragedi Kanjuruhan. Wakil Ketua Komisi III DPR RI fraksi NasDem Ahmad Sahroni mendorong agar kasus itu terus dikembangkan.

"Segera mungkin berkelanjutan dan jangan berhenti sampai di 6 orang tersebut," kata Sahroni kepada wartawan, Kamis (6/10/2022).

Sahroni kemudian mengapresiasi langkah cepat Kapolri dalam menangani kasus ini. Dia berharap pihak yang bertanggung jawab dalam kasus ini segera terlihat.

"Apresiasi buat kecepatan Pak Kapolri untuk menetapkan para tersangka dan semoga ke depan juga makin terlihat siapa-siapa lagi yang akan bertanggung jawab dalam tragedi bersejarah tersebut," katanya.

Lebih lanjut, Sahroni mengatakan tragedi Kanjuruhan adalah salah satu tragedi di sepakbola yang terbesar dunia. Dia tak ingin kasus ini terulang lagi di masa yang akan datang.

"Ini tragedi ke-2 terbesar di dunia. Jangan sampe ke depan terulang kembali dan semua yang ikut dalam pelaksanaan maupun pengamanan harus tau bener aturan-aturan yang berlaku di dalam stadion sesuai aturan FIFA. Jangan sampe terulang kembali atas tragedi Malang," tutur dia.

Selain itu, Sahroni juga mendorong agar anggota kepolisian dan TNI yang bertanggung jawab dalam tragedi ini dinonaktifkan. Hal itu, kata Sahroni, guna mempercepat penyidikan.

"Semua anggota Polri dan TNI yang bertanggung jawab harus dinonaktifkan agar memudahkan penyelidikan. Di bawah sampe atas semua nonaktifkan dahulu," kata dia.

Diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengumumkan 6 tersangka dalam tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Salah satu tersangka itu adalah Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita.

"Berdasarkan gelar dan alat bukti permulaan yang cukup maka ditetapkan saat ini 6 tersangka," kata Sigit di Polresta Malang Kota, Kamis (6/10).

Berikut daftar para tersangka:
1. AHL, Direktur Utama PT LIB.
2. AH, Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan.
3. SS, Security Officer.
4. Wahyu SS, Kabag Ops Polres Malang.
5. H, Danki 3 Brimob Polda Jatim.
6. TSA, Kasat Samapta Polres Malang.

Simak Video: Yang Diketahui Sejauh ini Tentang Tragedi Kanjuruhan

[Gambas:Video 20detik]




(lir/mae)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT