Sesal Ferdy Sambo Datang Terlambat di Mata Keluarga Yosua

ADVERTISEMENT

Sesal Ferdy Sambo Datang Terlambat di Mata Keluarga Yosua

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 07 Okt 2022 06:41 WIB
Ferdy Sambo diserahkan polisi ke jaksa untuk segera disidang terkait pembunuhan Brigadir J. Ini momen Sambo pakai rompi merah tahanan jaksa. (Rizky AM/detikcom)
Foto: Ferdy Sambo diserahkan polisi ke jaksa untuk segera disidang terkait pembunuhan Brigadir J. Ini momen Sambo pakai rompi merah tahanan jaksa. (Rizky AM/detikcom)
Jakarta -

Permintaan maaf disampaikan Ferdy Sambo kepada keluarga Brigadir Yosua Hutabarat saat dilimpahkan ke jaksa. Namun permohonan maaf tersebut dinilai terlambat oleh keluarga Yosua.

Sambo mulanya berbicara mengenai dalih membunuh Yosua. Dia mengaku marah atas peristiwa yang terjadi di Magelang.

"Saya lakukan ini karena kecintaan saya kepada istri saya. Saya tidak tau bahasa apa yang dapat mengungkapkan perasaan, emosi, dan amarah akibat peristiwa yang terjadi di Magelang," kata Sambo di Jakarta Selatan, Rabu (5/10/2022).

Dia menyebut hatinya hancur begitu menerima informasi terkait peristiwa di Magelang. Sambo menegaskan siap menghadapi proses hukum atas perbuatan yang dilakukannya.

"Saya sangat menyesal. Saya siap menjalani semua proses hukum. Istri saya tidak bersalah, dia tidak melakukan apa-apa justru dia korban," ujar Sambo.

Barulah kemudian Sambo meminta maaf. Permohonan maaf itu ditujukan juga kepada keluarga Yosua.

"Saya menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang sudah terdampak atas perbuatan saya, termasuk ibu dan bapak dari Yosua," imbuh Sambo.

Permintaan Maaf Sambo Dinilai Telat

Kendati demikian, pengacara Brigadir Yosua, Yonathan Baskoro, mengatakan permintaan maaf itu sudah telat. Yonathan heran permintaan maaf itu disampaikan saat Sambo hendak diadili.

"Sudah terlambat, dan kenapa baru sekarang saat akan menjalani proses pengadilan?" kata Yonathan kepada wartawan, Rabu (5/10).

Yonathan lantas berbicara tentang peluang restorative justice jika Sambo mengakui dan meminta maaf sejak awal. Dia menyebut sikap saling mengasihi yang wajib diterapkan sesama manusia.

"Jika saja disampaikan sejak awal, mungkin kita akan membuka peluang proses restorative justice," ujarnya.

"Tetapi, kami keluarga sebagai ciptaan Tuhan diajarkan untuk wajib mengasihi semua orang dan memaafkan sesama manusia yang telah melakukan kesalahan, meskipun kejahatannya sangat keji sekalipun," lanjut Yonathan.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya

Simak Video: Pertama Kali Maaf Terucap dari Ferdy Sambo untuk Ortu Yosua

[Gambas:Video 20detik]




ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT