Viral Polantas Dipukul Pemotor di Manokwari, Pelakunya Ternyata Oknum TNI

ADVERTISEMENT

Viral Polantas Dipukul Pemotor di Manokwari, Pelakunya Ternyata Oknum TNI

Jabbar Ramdhani - detikNews
Kamis, 06 Okt 2022 18:26 WIB
Video aksi kekerasan terhadap polantas yang dilakukan pemotor viral di medsos. Polisi tersebut tetap bertahan dan terpancing emosi saat diserang. (Tangkapan layar video viral)
Video aksi kekerasan terhadap polantas yang dilakukan pemotor viral di medsos. Polisi tersebut tetap bertahan dan terpancing emosi saat diserang. (Tangkapan layar video viral)
Jakarta -

Video aksi kekerasan terhadap polisi lalu lintas (polantas) yang dilakukan pemotor viral di media sosial (medsos). Polisi tersebut tetap bertahan dan terpancing emosi saat diserang.

Dalam video yang beredar, tampak pengguna jalan itu menggunakan kemeja, celana pendek, dan topi berwarna merah. Setelah memukul, pria tersebut tampak berjalan mundur ketika sadar aksinya terekam kamera.

Dia lalu berjalan ke arah sepeda motornya yang berwarna hijau. Tampak pelat nomor tidak terpasang di bagian depan motor tersebut.

Pemotor itu memegang kunci dan berupaya menyalakan sepeda motornya. Dia juga menunjukkan gestur seperti meminta maaf kepada polisi yang dipukulnya.

Namun, polisi menahan pemotor itu pergi dari lokasi. Polisi itu memegangi sepeda motor pria pelanggar aturan lalu lintas tersebut.

Beredar kabar, pemotor yang memukul polantas tersebut adalah anggota TNI yang berdinas di Manokwari, Papua Barat. Peristiwa itu terjadi saat polisi menggelar Operasi Zebra untuk meningkatkan kedisiplinan pengguna jalan.

Penjelasan TNI

Kapendam XVIII/Kasuari, Kolonel Inf Batara Alex Bulo, membenarkan pemotor tersebut sebagai anggota TNI. Dia mengatakan peristiwa itu terjadi pada Senin (3/10) pagi.

Pemotor tersebut diketahui berinisial Serda YR. Kolonel Batara menjelaskan sejumlah pelanggaran yang dilakukan Serda YR.

"Ini kan Senin pagi kejadiannya. Dia meninggalkan satuan tidak izin dia, dia mengkonsumsi miras, mabuk mengendarai motor, tidak pakai helm, tidak bawa SIM dan STNK," jelas Kolonel Batara, Kamis (6/10/2022).

Serda YR sudah ditahan di ruang tahanan di Pomdam XVIII/Kasuari. Dia akan diproses terkait pelanggaran yang dilakukannya.

"Atas perbuatannya, kita proses di Pomdam XVIII/Kasuari. Kita butuh beberapa hari untuk memeriksanya," ujar dia.

Lihat juga video 'Viral! Diduga Oknum Polisi Pukul-Memaki Ojol di Jakbar':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/hri)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT