Indikator: Mayoritas Responden Percaya Menteri ATR Mampu Lawan Mafia Tanah

ADVERTISEMENT

Indikator: Mayoritas Responden Percaya Menteri ATR Mampu Lawan Mafia Tanah

Yulida Medistiara - detikNews
Kamis, 06 Okt 2022 17:33 WIB
Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto saat melakukan wawancara khusus bersama tim Blak-blakan detikcom
Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto (Iswahyudi/20detik)
Jakarta -

Lembaga survei Indikator Politik merilis hasil survei terkait program reformasi pertanahan dan perpajakan. Hasilnya, 58,2 persen responden percaya Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto mampu melawan mafia tanah.

Survei tersebut dilakukan pada 13-20 September 2022 dengan mewawancarai 1.220 responden secara tatap muka. Metode penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Sampel disebut berasal dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional. Dengan asumsi metode simple random sampling, margin of error (MoE) survei sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Responden diberi pertanyaan, 'Di bawah Menteri ATR/BPN yang baru, Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, akan mampu melawan praktik mafia tanah?'. Hasilnya, sebanyak 58,2 persen responden percaya Hadi Tjahjanto dapat melawan mafia tanah.

Berikut ini hasilnya:

1. Sangat percaya: 3,6%
2. Cukup percaya: 54,6%
3. Kurang percaya: 11,8%
4. Tidak percaya sama sekali: 3,4%
5. Tidak tahu/Tidak jawab: 26,6%

"Yang percaya lagi-lagi kisarannya 58-60 persen. Lagi-lagi yang tidak tahu dan tidak jawab kisarannya cukup tinggi," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi dalam paparannya, Kamis (6/10/2022).

Selain itu, responden diberi pertanyaan, 'Di bawah Menteri ATR/BPN yang baru, Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, konflik agraria/sengketa pertanahan antarmasyarakat semakin berkurang'. Hasilnya, yang menjawab sangat percaya menjadi totalnya 60 persen.

Berikut hasil surveinya:
1. Sangat percaya: 2,4%
2. Cukup percaya: 57,6%
3. Kurang percaya: 11%
4. Tidak percaya sama sekali: 2,1%
5. Tidak tahu/Tidak jawab: 26,9%

Responden juga diberi pertanyaan berbunyi, 'Di bawah Menteri ATR/BPN yang baru, Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, aksi penyerobotan tanah warga oleh pengusaha semakin berkurang'.

1. Sangat percaya: 2,2%
2. Cukup percaya: 55%
3. Kurang percaya: 12,6%
4. Tidak percaya sama sekali: 3,5%
5. Tidak tahu/Tidak jawab: 26,8%

"Trust-nya sekitar 57 persen mayoritas, tapi lagi-lagi yang tidak tahu tidak jawab cukup besar. Artinya, sosialisasi yang luas diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik atas serangkaian gebrakan berkaitan dengan reformasi pertanahan," kata Burhanuddin.

Menanggapi hasil survei tersebut, Hadi menyampaikan apresiasinya. Hadi mengaku akan bekerja lebih keras agar harapan masyarakat di bidang pertanahan bisa terwujud. Lebih lanjut, Hadi mengatakan hingga saat ini pihaknya masih memberantas mafia tanah.

"Terkait mafia tanah sampai saat ini kita terus melakukan upaya-upaya pemberantasan mafia tanah. Setiap ke daerah, saya selalu melihat kasus-kasus pertanahan di wilayah yang terkait juga dengan mafia tanah," kata Hadi.

Ia mengatakan kasus mafia tanah paling banyak di Provinsi Riau, Sumatera Utara, dan Jambi. Ia mengatakan upaya menyelesaikan kasus mafia tanah masih terus dilakukan. Hadi mengaku telah membuka layanan aduan bagi masyarakat korban mafia tanah.

Simak juga 'Menteri Hadi Ungkap 5 Oknum Mafia Tanah!':

[Gambas:Video 20detik]



(yld/gbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT