Jaksa Agung Wanti-wanti Kejahatan di Perbatasan Negara: Banyak Lubang Tikus!

ADVERTISEMENT

Jaksa Agung Wanti-wanti Kejahatan di Perbatasan Negara: Banyak Lubang Tikus!

Karin Nur Secha - detikNews
Kamis, 06 Okt 2022 14:21 WIB
Jaksa Agung ST Burhanuddin
Jaksa Agung ST Burhanuddin (Foto: dok. Kejagung)
Jakarta -

Jaksa Agung ST Burhanuddin menyoroti kejahatan lintas negara, mulai narkoba hingga perdagangan orang, di daerah perbatasan negara. Burhanuddin meminta agar tuntutan kasus tersebut dijadikan evaluasi untuk mencegah kejahatan serupa berulang.

Hal itu dikatakan Burhanuddin saat berkunjung ke Kejaksaan Negeri Batam. Burhanuddin mengatakan daerah Kepri, yang berbatasan dengan berbagai negara, memiliki banyak lubang tikus. Ia meminta adanya antisipasi kejahatan-kejahatan yang bersifat lintas negara, seperti narkotika, penyelundupan, illegal fishing, human trafficking, dan kejahatan terhadap buruh migran.

"Kepulauan Riau adalah daerah lintas negara atau perbatasan dengan berbagai negara yang memiliki lubang tikus. Antisipasi kejahatan-kejahatan yang bersifat lintas negara, seperti narkotika, penyelundupan, illegal fishing, human trafficking, dan kejahatan terhadap buruh migran, harus menjadi concern seluruh jajaran di Kejaksaan Negeri Batam," kata Burhanuddin melalui siaran pers Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana, Kamis (6/10/2022).

"Apalagi hampir 70 persen perkara yang masuk terkait dengan hal tersebut. Jadikan bahan evaluasi dalam menentukan suatu tuntutan pidana yang berkeadilan dan berkoordinasi dengan Forkopimda setempat untuk meminimalkan kejahatan tersebut," katanya.

Pada kunker tersebut, Burhanuddin juga mengunjungi berbagai bidang di Kejari Batam dan melihat mengenai administrasi penanganan perkara, tempat penyimpanan barang bukti, dan beberapa proses pendampingan di bidang perdata dan tata usaha dan intelijen. Ia berpesan agar setiap penanganan perkara tidak boleh mengabaikan administrasi, karena dapat berujung pada gugatan perdata hingga pidana.

"Maka untuk itu, tertib administrasi adalah hal yang pokok menjadi penekanan saya. Catatan, buku besar, berita acara, berkas perkara, dan lainnya, jangan dianggap sepele," ujar Burhanuddin.

Dia meminta dalam setiap kegiatan perlu dilakukan publikasi. Diharapkan agar masyarakat dan media dapat mengawasi kinerja Kejaksaan Negeri Batam.

Kunjungan kerja di Kejaksaan Negeri Batam oleh Jaksa Agung yang didampingi Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, Kepala Biro Kepegawaian, Kepala Pusat Penerangan Hukum, Asisten Khusus Jaksa Agung, dan Asisten Umum Jaksa Agung dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Simak juga 'Jokowi ke Prajurit di Perbatasan: Benar Tunjangan Cukup? Jangan Takut Panglima':

[Gambas:Video 20detik]



(yld/dhn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT