Seruan Mogok Tidak Ditanggapi Warga Aceh
Selasa, 11 Jul 2006 11:03 WIB
Banda Aceh - Aksi mogok yang diserukan sejumlah LSM di Aceh ternyata tidak mendapat respons masyarakat. Aktivitas warga di Banda Aceh maupun kota-kota lainnya di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) tetap berjalan normal.Pantauan detikcom Selasa (11/7/2006) pukul 10.00 WIB, aktivitas warga Banda Aceh tetap berjalan seperti biasa. Kantor-kantor, sekolah, pasar dan angkutan umum tetap beraktivitas biasa. Tidak tampak aksi mogok seperti yang diserukan Sentral Informasi Referendum Aceh (SIRA), Keluarga Masyarakat Aceh, CeSAR, ARC, Linkpeace, Forum Kutaraja dan Gerak Aceh.Pada Selasa kemarin elemen-elemen ini menyerukan kepada seluruh warga Nanggroe Aceh Darussalam untuk mogok sebagai bentuk penekanan terhadap RUU Pemerintahan Aceh (PA) yang akan disahkan DPR hari ini. Kalangan LSM ini meminta kepada pemerintah dan DPR untuk menyempurnakan RUU PA.Namun seruan ini ternyata tidak diindahkan warga. Aktivitas tetap berjalan normal. Seperti di terminal Setui, Banda Aceh, angkutan umum dan bus antarkota kabupaten tetap beroperasi. Padahal, biasanya kalau aksi mogok terjadi, angkutan antarkota ini menjadi indikator."Kami ingin damai. Jadi kami tidak mau lagi melakukan hal yang aneh-aneh. Tidak ada lagi yang perlu kami takutkan sekarang. Lagian apa yang diserukan orang-orang untuk mogok tidak berpengaruh buat kami. Kan itu hanya kepentingan mereka saja," ujar Rini, salah seorang warga Darul Imarah, Aceh Besar, saat ditemui di terminal Setui.Informasi yang diperoleh detikcom, di daerah lain seperti Sigli dan Lhokseumawe, aktivitas warga juga berjalan seperti biasa. Pasar-pasar juga ramai dikunjungi, angkutan antarkota juga tetap normal.
(jon/)











































