Karyoto Koreksi Pimpinan KPK, Ogah Buka-bukaan Penyelidikan Formula E

ADVERTISEMENT

Karyoto Koreksi Pimpinan KPK, Ogah Buka-bukaan Penyelidikan Formula E

Farih Maulana Sidik - detikNews
Rabu, 05 Okt 2022 20:21 WIB
Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Karyoto
Karyoto (Wilda/detikcom)
Jakarta -

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto mengoreksi pernyataan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata terkait ide buka-bukaan penyelidikan kasus dugaan korupsi Formula E Jakarta. Karyoto mengaku ogah membuka penyelidikan kasus tersebut ke publik.

"Ya seperti kemarin saya tidak mau berpolemik tentang Formula E, ini sampai saat ini belum ada penetapan tersangka, masih proses lidik (penyelidikan)," kata Karyoto dalam konferensi pers di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (5/10/2022).

Karyoto menyebut proses penyelidikan itu harus kategorikan bahwa orang-orang yang memberikan keterangan belum bisa dikatakan sebagai keterangan saksi. Sebab, sifatnya masih keterangan-keterangan yang konfirmasi atau klarifikasi terhadap apa yang sedang dilakukan dan ingin dibuat terang oleh para penyelidik KPK.

"Jadi kalau kami membuka-buka ya itu tidak tepat juga, nanti orang yang ini, ini ini kemarin ini padahal ini dia sebagai. Kadang-kadang ada yang diminta datang juga karena dia tidak paham tentang itu ya, kita nggak ini, ya itu kembali lagi mungkin dia punya data, mungkin punya apa informasi apa, dikaitkan dengan hal-hal yang sedang dicari," ucapnya.

Seperti diketahui, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyebut KPK akan buka-bukaan dalam penyelidikan kasus dugaan korupsi Formula E. Hal tersebut dilakukan agar KPK tak dicurigai seolah-olah mengkriminalisasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Kami sudah mempertimbangkan juga bagaimana proses lidik itu kita buka saja supaya masyarakat, temen-temen wartawan juga mengetahui apa sih dari hasil lidik itu yang diperoleh oleh KPK. Dari keterangan para saksi yang sudah dipanggil apa yang mereka terangkan. Supaya apa? Supaya masyarakat tidak lagi curiga seolah-olah kami ini mengkriminalisasi seseorang," kata Alex kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (3/10).

Alex mengatakan KPK tidak pernah menargetkan seseorang untuk menjadi tersangka. Termasuk kasus dugaan korupsi Formula E yang menyeret Anies.

"Saya selalu sampaikan KPK tidak pernah menargetkan orang. Bahkan saya sampaikan beberapa kali bahwa KPK belum pernah menyebutkan seseorang sebagai tersangka karena masih dalam proses penyelidikan," ucapnya.

Simak video 'KPK Bakal Blak-blakan Kasus Formula E':

[Gambas:Video 20detik]



(fas/dek)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT