Usai Tinjau Stadion Kanjuruhan, Jokowi Berangkat Menuju Bali

ADVERTISEMENT

Usai Tinjau Stadion Kanjuruhan, Jokowi Berangkat Menuju Bali

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Rabu, 05 Okt 2022 17:03 WIB
Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden
Foto: Rusman/Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Iriana Joko Widodo selesai melakukan kunjungan kerja di Malang, Jawa Timur, setelah meninjau Stadion Kanjuruhan. Jokowi selanjutnya bertolak menuju Bali.

Berdasarkan keterangan dari Sekretariat Presiden, Rabu (5/10/2022), Jokowi dan Iriana melanjutkan perjalanan menuju Provinsi Bali dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 melalui Pangkalan TNI AU Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Tampak melepas keberangkatan Jokowi dan Iriana menuju Bali, yaitu Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto beserta istri, Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta beserta istri, Danlanud Abdulrachman Saleh Marsma TNI Zulfahmi, dan Danlanal Malang Kolonel Laut Dewi Lestari.

Jokowi Tinjau Stadion Kanjuruhan

Jokowi dan Iriana sebelumnya meninjau kondisi Stadion Kanjuruhan pascatragedi sepakbola yang terjadi pada Sabtu (1/10) pekan lalu. Setelah meninjau kondisi stadion, Jokowi menyebut ada sejumlah masalah di Kanjuruhan.

"Sebagai gambaran, tadi saya melihat bahwa problemnya ada di pintu yang terkunci dan juga tangga yang terlalu tajam, ditambah kepanikan yang ada, tapi itu saya hanya melihat lapangannya," ucap Jokowi seperti dalam keterangan tertulis dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.

Jokowi menegaskan tata kelola persepakbolaan Indonesia perlu diperbaiki total. Selain itu, Jokowi menyebut Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menyatakan kesiapannya untuk membantu memperbaiki tata kelola tersebut.

"Saya kira kita memang perlu evaluasi total semuanya, baik manajemen pertandingan, manajemen stadion, manajemen penonton, manajemen waktu, manajemen pengamanan. Semuanya harus dievaluasi total agar peristiwa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan ini tidak terjadi lagi, jelas semuanya," tegas Jokowi.

Jokowi menjelaskan, pemerintah saat ini telah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md. Tim tersebut dibentuk untuk mencari tahu secara detail penyebab utama terjadinya tragedi di Stadion Kanjuruhan.

"Kita tahu telah dibentuk tim gabungan independen pencari fakta yang diketuai oleh Pak Menko Polhukam. Kita harapkan nantinya tim ini segera bisa menyelesaikan tugasnya, sehingga kita tahu betul-betul penyebab utama dari tragedi tanggal 1 Oktober di Stadion Kanjuruhan Malang," ujar Jokowi.

(knv/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT