Saksi: Abdul Rachman Tidak Pernah Mengaku 'Nabi Muhammad'
Senin, 10 Jul 2006 20:03 WIB
Jakarta - Abdul Rahman, terdakwa kasus penistaan agama, tidak pernah memproklamirkan diri sebagai Nabi Muhammad, ataupun reinkarnasinya.Pernyataan tersebut disampaikan saksi-saksi yang berasal dari Komunitas Eden, dalam persidangan Muhammad Abdul Rachman di Persidangan Negeri Jakarta Pusat, Jl Gajah Mada, Senin (10/07/2006)."Yang Mulia, Abdul Rachman tidak pernah memproklamirkan diri sebagai Nabi Muhammad kepada komunitas Eden dan masyarakat," ujar Siti Jaedah, salah seorang anggota komunitas Eden yang menjadi saksi pertama pada persidangan tersebut.Hal senada juga dinyatakan Umar Iskandar, anggota komunitas Eden lainnya. "Yang Mulia, Abdul Rachman tidak pernah mengatakan sebagai reinkarnasi Nabi Muhammad. Kalaupun ada di dalam Risalah bahwa Yang Mulia adalah sebagai reinkarnasi Nabi Muhammad, itu dikarenakan Risalah datangnya dari Tuhan," ujarnya.Persidangan yang diketuai oleh Majelis Hakim Lief Sufijullah ini juga menghadirkan pemimpin Komunitas Eden Lia Aminuddin sebagai saksi. Dalam sidang tersebut Lia menyatakan bahwa meskipun Komunitas Eden tidak memiliki sistem organisasi, tapi tugas Abdul Rahman adalah untuk menginformasikan Risalah dari Komunitas Eden. "Penyampaian risalah tersebut harus disampaikan secara langsung, kalau tidak disampaikan bisa celaka. Kami lebih takut kepada Tuhan daripada kepada orang-orang yang kontra Jadi kita harus menyampaikannya karena Risalah tersebut datang dari Tuhan yang berisi perintah Tuhan dan juga teguran Tuhan buat pihak-pihak tertentu," katanya.
(fjr/)











































