Bila Sipil Diperiksa Terkait Koes, BIN & Polri Dilibatkan
Senin, 10 Jul 2006 18:45 WIB
Jakarta - Selain militer, sipil juga akan diperiksa sehubungan penemuan ratusan senjata api dan puluhan ribu amunisi di kediaman Waaslog KSAD Alm Brigjen TNI Koesmayadi."Untuk kesekian kali kami sampaikan kalau kami serius menangani ini. Kalau dimungkinkan informasi terkait keterlibatan anggota sipil, kita akan minta bantuan BIN dan Polri," cetus Panglima TNI Marsekal Djoko Soeyanto.Hal itu disampaikan dia dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR, Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono, dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Djoko Santoso, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (10/7/2006).Menurut Djoko, kasus ini tidak mungkin hanya melibatkan Koesmayadi. "Tidak mungkin Koesmayadi membawa sendiri senjata itu satu per satu. Mungkin ada pembantunya, sopirnya, dan yang lain," paparnya.Ditegaskan dia, TNI akan terus memonitor penyelidikan kasus ini hingga tuntas. Untuk menunjukkan independensi dn keseriusan itu, Puspom dan KSAD harus menghindari esprite de corps atau solidaritas dan persahabatan untuk melindungi korps yang sama."Harus diungkap apa adanya," tandas Djoko.
(nvt/)











































