Tangsel Koordinasi dengan Banten Tangani Galian Terbengkalai Pamulang

ADVERTISEMENT

detikcom Do Your Magic

Tangsel Koordinasi dengan Banten Tangani Galian Terbengkalai Pamulang

Danu Damarjati - detikNews
Selasa, 04 Okt 2022 14:32 WIB
Proyek galian di Jl Setiabudi, Pamulang, Tangerang Selatan, tampak terbengkalai. Pengendara diminta waspada agar tidak terperosok.
Proyek galian terbengkalai di Jl Setiabudi, Pamulang Timur, Tangsel. (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Warga di Pamulang resah oleh proyek galian yang tak kunjung dilanjutkan pengerjaannya di Jl Setiabudi. Mereka khawatir ada kecelakaan di lokasi. Merespons keluhan warga, Wali Kota Tangerang Selatan berkoordinasi ke Provinsi Banten.

Lokasi proyek galian ini ada di Jl Setiabudi, Kelurahan Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten. Ternyata proyek ini punya Provinsi Banten.

"Itu kewenangan Provinsi Banten, tapi kami sudah koordinasikan ke Provinsi Banten lewat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kami," kata Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie kepada detikcom, Selasa (4/10/2020).

detikcom meninjau lokasi ini pada Kamis (29/9) dan Senin (3/10) saat hujan mengguyur lokasi. Tak tampak adanya aktivitas pengerjaan proyek di sini, padahal proyek ini perlu dirampungkan supaya tidak mengganggu lalu lalang masyarakat.

Warga setempat mengatakan proyek ini belum dilanjutkan pengerjaannya selama dua pekan. Saat hujan mengguyur di malam hari, got terlihat tergenang. Padahal jalanan ini ramai dilintasi kendaraan.

Hujan mengguyur kawasan Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (3/10/2022) pukul 18.30 WIB. Di kawasan itu tampak proyek got yang sudah sekitar 2 minggu terbengkalai. Saat hujan, membuat got tergenang dan membahayakan pengguna jalan.Hujan mengguyur kawasan Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (3/10/2022), pukul 18.30 WIB. Di kawasan itu tampak proyek got yang sudah sekitar 2 minggu terbengkalai. Hujan membuat got tergenang dan membahayakan pengguna jalan. (Andhika Prasetia/detikcom)

Jika air tergenang, kendaraan dapat terperosok karena tidak ada pembatas jelas antara selokan dan jalan. Pejalan kaki harus berjalan di sisi pinggir jalan karena tidak ada trotoar di sini.

Simak juga 'Waspadai Hujan Intensitas Lebat di Sejumlah Kota, Cek Infonya di Sini!':

[Gambas:Video 20detik]

(dnu/dnu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT