Deklarasi Anies Capres Tak Halangi Pengusutan Formula E di KPK

ADVERTISEMENT

Deklarasi Anies Capres Tak Halangi Pengusutan Formula E di KPK

M Hanafi Aryan - detikNews
Selasa, 04 Okt 2022 10:52 WIB
Gedung baru KPK
Gedung KPK (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dideklarasikan Partai NasDem sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2024. Deklarasi itu disebut tak akan menghalangi pengusutan kasus dugaan korupsi ajang Formula E Jakarta di KPK.

"Apakah deklarasi capres akan menghalangi KPK untuk menghentikan atau melanjutkan proses ini? Tidak. Saya pastikan proses penyelidikan akan terus berlanjut sampai ditemukan satu titik terang apakah itu perkara pidana atau sebatas pelanggaran administrasi, atau mungkin perdata. Karena ini masih kami lanjutkan dan kami tidak terpengaruh dengan deklarasi yang bersangkutan sebagai capres oleh salah satu parpol," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata kepada wartawan di gedung KPK, Jakarta, Senin (3/10/2022).

Alex mengatakan KPK akan buka-bukaan dalam penyelidikan kasus dugaan korupsi Formula E. Hal tersebut dilakukan agar KPK tak dicurigai seolah-olah mengkriminalisasi Anies.

"Kami sudah mempertimbangkan juga bagaimana proses lidik itu kita buka saja supaya masyarakat, temen-temen wartawan juga mengetahui apa sih dari hasil lidik itu yang diperoleh oleh KPK. Dari keterangan para saksi yang sudah dipanggil apa yang mereka terangkan. Supaya apa? Supaya masyarakat tidak lagi curiga seolah-olah kami ini mengkriminalisasi seseorang," ujar Alex.

Dia menegaskan KPK tidak pernah mentarget seseorang untuk menjadi tersangka. Termasuk Anies dalam kasus dugaan korupsi Formula E.

"Saya selalu sampaikan KPK tidak pernah menargetkan orang. Bahkan saya sampaikan beberapa kali bahwa KPK belum pernah menyebutkan seseorang sebagai tersangka karena masih dalam proses penyelidikan," ucapnya.

Lebih lanjut, Alex menyebut KPK telah bertemu dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) membahas terkait kasus dugaan korupsi Formula E Jakarta. KPK disebut berkoordinasi dengan BPK soal penghitungan kerugian negara dalam gelaran Formula E.

Pertemuan KPK dengan BPK itu dilakukan pada Jumat (30/9) silam. Namun, Alex enggan membeberkan secara gamblang substansi pertemuan tersebut.

"Betul kami sudah berkoordinasi dengan BPK ya, kapan? Jumat yang lalu. Tentu substansi apa yang dibicarakan bukan untuk konsumsi media tapi prinsip dalam penghitungan kerugian negara ya, itu ketika kasus ini sudah naik ke penyidikan. Nah itu sudah menjadi SOP, baik di BPK atau di BPKP," kata Alex.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya:

Simak Video: KPK Bakal Blak-blakan Kasus Formula E

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT