Pilu Sulastri Kehilangan Suami Selama-lamanya di Tribun 12 Kanjuruhan

ADVERTISEMENT

Pilu Sulastri Kehilangan Suami Selama-lamanya di Tribun 12 Kanjuruhan

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Selasa, 04 Okt 2022 09:54 WIB
Sulastri saat menerima bantuan dari Mensos di Kantor Kecamatan Lowokwaru
Sulastri saat menerima bantuan dari Mensos di Kantor Kecamatan Lowokwaru. (Deny Prastyo Utomo/detikJatim)
Jakarta -

Pertandingan derby Arema FC versus Persebaya di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (1/10/2022) lalu menjadi momen terakhir kebersamaan Sulastri (50) dengan suaminya, Ahmad Wahyudi (40). Sulastri sempat bergandengan tangan dengan suaminya di tribun 12 sebelum jatuh pingsan terinjak-injak suporter lain yang panik karena gas air mata.

"Kami mau pulang. Mau sampai tangga sudah ada gas air mata di depan kami, di Tribun 12. Waktu mau turun aku pegangan sama suami. Tapi lepas. Terus saya sudah nggak ingat apa-apa lagi. Sudah pingsan saya," ujar Sulastri di Kantor Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, dilansir detikJatim, Senin (3/10).

Sulastri menjadi 1 dari sejumlah korban tragedi terburuk sepakbola nasional yang menerima bantuan dari Kementerian Sosial. Saat kembali menceritakan momen itu kepada wartawan, Sulastri tak kuasa menahan air mata.

Ternyata malam itulah momen terakhir dirinya menggandeng tangan suaminya. Kini Ahmad Wahyudi telah tiada. Pria itu menjadi 1 dari 125 korban tewas Tragedi Kanjuruhan yang sangat memilukan.

"Iya nggak nyangka, itu (pertemuan) terakhir dengan Bapak," kata Sulastri.

Selain momen menggandeng tangan suaminya untuk terakhir kalinya itu, Sulastri hanya mengingat bahwa ia selama beberapa menit matanya menjadi perih dan dadanya sesak akibat gas air mata sebelum akhirnya pingsan.

Simak selengkapnya di sini.

Lihat juga Video: Tangis Presiden Arema soal Tragedi Kanjuruhan: Saya Siap Tanggung Jawab

[Gambas:Video 20detik]

(yld/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT