Detik-detik Mencekam di Rumah Sakit Usai Tragedi Kanjuruhan

ADVERTISEMENT

Detik-detik Mencekam di Rumah Sakit Usai Tragedi Kanjuruhan

Jemmi Purwodianto - detikNews
Selasa, 04 Okt 2022 09:50 WIB
Suporter Arema FC memasuki lapangan setelah tim yang didukungnya kalah dari Persebaya dalam pertandingan sepak bola BRI Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/tom.
Aparat keamanan menembakkan gas air mata di Stadion Kanjuruhan. (ANTARA FOTO/ARI BOWO SUCIPTO)
Malang -

Kericuhan yang terjadi seusai laga Arema FC versus Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, berubah menjadi tragedi yang menewaskan 125 orang. Tim medis yang bertugas saat tragedi Kanjuruhan itu terjadi menceritakan bagaimana mengerikannya suasana saat itu.

Koordinator Call Center Publik Safety Center (PSC) Kabupaten Malang, Topin Tri Cahyono, mengatakan tim medis di RSUD Kanjuruhan yang paling dekat dengan stadion telah siaga setelah mendapat kabar kericuhan terjadi. Semua dokter dan perawat yang tinggal di dekat RS dikerahkan meski sedang libur.

"Kemarin itu tim medis yang libur nggak jaga, yang tinggal dekat rumah sakit langsung ke sini semua," kata Topin seperti dilansir detikJatim, Selasa (4/10/2022).

Topin mengatakan situasi rumah sakit sangat kacau saking banyaknya korban. Menurutnya, situasi makin mengerikan sekitar pukul 22.30 WIB saat korban makin banyak yang dibawa ke RS.

"Sempat chaos, Mas, pasien-pasien itu kan banyak, jadi banyak yang nggak dapat tempat hingga di lantai-lantai. Banyak yang minta diprioritaskan dalam penanganan," ujar Topin.

Tragedi Kanjuruhan pecah seusai laga Arema FC melawan Persebaya, Sabtu (1/10). Kerusuhan berawal saat ada sebagian penonton yang masuk ke lapangan. Polisi dan anggota TNI kemudian membubarkan massa. Gas air mata pun digunakan di dalam stadion.

Simak cerita selengkapnya di sini.

Tonton juga Video: Tangis Presiden Arema soal Tragedi Kanjuruhan: Saya Siap Tanggung Jawab

[Gambas:Video 20detik]



(haf/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT