Hasil Investigasi Kanjuruhan Terbaru, Ini 4 Hal yang Diketahui

ADVERTISEMENT

Hasil Investigasi Kanjuruhan Terbaru, Ini 4 Hal yang Diketahui

Widhia Arum Wibawana - detikNews
Senin, 03 Okt 2022 18:35 WIB
Hasil Investigasi Kanjuruhan Terbaru: Ini 4 Hal Diketahui
Hasil Investigasi Kanjuruhan Terbaru: Ini 4 Hal Diketahui | Foto: (YouTube Kemenko Polhukam RI)
Jakarta -

Hasil investigasi Kanjuruhan terbaru sudah sampai mana? Untuk mengusut tuntas tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, pemerintah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) untuk lakukan investigasi tragedi yang menelan 125 korban jiwa.

Simak beberapa hal yang diketahui sejauh ini terkait hasil investigasi Kanjuruhan terbaru yang dirangkum detikcom berikut ini.

Pemerintah Bentuk TGIPF Tragedi Kanjuruhan

Pemerintah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan sebagaimana persetujuan dari Presiden Jokowi. TGIPF Tragedi Kanjuruhan ini diketuai oleh Menko Polhukam Mahfud Md.

Sementara itu, ada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali yang duduk sebagai wakil ketua, serta ada mantan Jampidum Nur Rochmad sebagai sekretaris.

Berikut daftar lengkap TGIPF Tragedi Kanjuruhan:

  • Ketua: Menko Polhukam, Mahfud Md
  • Wakil Ketua: Menpora, Zainuddin Amali
  • Sekretaris: Mantan Jampidum, Nur Rochmad

Anggota TGIPF Tragedi Kanjuruhan:

  1. Prof Rhenald Kasali (Akademisi UI)
  2. Prof Sumaryanto (Rektor UNY)
  3. Akmal Marhali (Pengamat Olahraga)
  4. Anton Sanjoyo (Jurnalis Olahraga)
  5. Nugroho Setiawan (Mantan Pengurus PSSI dengan lisensi FIFA)
  6. Letjen TNI (Purn) Doni Monardo (Mantan Kepala BNPB)
  7. Mayjen TNI (Purn) Suwarno (Wakil Ketum I KONI)
  8. Irjen Pol (Purn) Sri Handayani (Mantan Wakapolda Kalimantan Barat)
  9. Laode M Syarif (Mantan pimpinan KPK)
  10. Kurniawan Dwi Yulianto (Mantan pemain sepakbola Tim Nasional/APPI)

Selanjutnya, Mahfud mengatakan, hasil investigasi Kanjuruhan terbaru oleh TGIPF akan disampaikan kepada Presiden Jokowi. Selain itu, TGIPF juga akan merekomendasikan kepada Polri untuk menindak pihak yang diduga terlibat tragedi.

Hasil Investigasi Kanjuruhan Terbaru: Ini 4 Hal DiketahuiHasil Investigasi Kanjuruhan Terbaru: Ini 4 Hal Diketahui | Foto: (YouTube Kemenko Polhukam RI)

18 Anggota Polisi Diperiksa Propam dan Itsus

Menurut hasil investigasi Kanjuruhan terbaru oleh Tim Investigasi Polri, ada 18 anggota polisi operator senjata pelontar gas air mata tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan yang diperiksa. Pemeriksaan dilakukan oleh tim dari Itsus dan Propam.

"Tim dari pemeriksa Bareksrim untuk secara internal dari Itsus dan Propam melakukan pemeriksaan anggota yang terlibat langsung dalam pengamanan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan di Polres Malang, Senin (3/10/2022).

"Delapan belas orang anggota yang bertanggung jawab atau operator senjata pelontar didalami Itsus dan Propam," tuturnya.

Dedy mengatakan tim Itsus dan Propam juga akan mendalami terkait masalah manajer pengamanan. Yang akan diperiksa anggota dari tingkat perwira (pertama) hingga pamen.

Panglima TNI Usut Oknum TNI Tendang Suporter

Viral aksi seorang prajurit TNI menendang suporter di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa angkat bicara, memastikan hal tersebut bukan merupakan tindakan mempertahankan diri.

"Oh iya (bukan SOP). Yang terlihat viral kemarin itu bukan dalam rangka mempertahankan diri atau misalnya, bukan," kata Andika di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2022).

Andika menyebut, tindakan yang dilakukan oleh prajuritnya yakni bentuk tindak pidana yang jelas tidak boleh dilakukan oleh prajurit TNI.

"Itu termasuk bagi saya masuk ke tindak pidana. Karena orang lagi, mungkin juga tidak berhadapan dengan prajurit tapi diserang. Karena memang tidak boleh terjadi lagi dan bukan tugas mereka untuk melakukan yang terlihat di video itu," ujarnya.

Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat Dicopot

Update hasil investigasi Kanjuruhan terbaru, Kapolri Jendereal Listyo Sigit Prabowo mencopot Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat. Pencopotan jabatan Kapolres Malang buntut tragedi Kanjuruhan.

"Menonaktifkan sekaligus mengganti Kapolres Malang," kata Kadiv Humas Irjen Dedi Prasetyo, Senin (3/10/2022).

Sebelumnyaa, Menko Polhukam Mahfud Md meminta Polri mengumumkan tindakan penertiban dan penegakan hukum terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang. Dia meminta Polri menegakkan disiplin kepada pejabat Polri terkait tragedi yang terjadi tersebut.

"Penegakan disiplin kepada pejabat struktural Polri di daerah terjadinya peristiwa," kata Mahfud dalam jumpa pers daring di kanal YouTube Kemenko Polhukam RI, Senin (3/10).

Mahfud meminta Polri melakukan evaluasi terhadap pejabat di Jawa Timur buntut insiden Kanjuruhan yang menyebabkan 125 orang tewas. "Polri juga diminta melakukan evaluasi terhadap semua jabatan di Provinsi Jawa Timur. Itu tadi keputusannya," katanya.

Selain itu, Mahfud minta Polri segera menyampaikan pihak yang sebagai tersangka. "Penetapan status tersangka kepada pelaku-pelaku kerusuhan lapangan yang sudah cukup 2 alat bukti," tuturnya.

Lihat Video: Polda Gorontalo Gelar Salat Gaib-Doa Bersama Buat Korban Tragedi Kanjuruhan

[Gambas:Video 20detik]




(wia/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT